TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Rencana pembukaan kembali penerbangan komersial di Bandara Wiriadinata Kota Tasikmalaya menuai respons positif. Dukungan kuat salah satunya datang dari Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS), Neni Nuraeni.
Neni mengaku gembira menyambut langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya tersebut. Pemerintah mengagendakan peluncuran penerbangan perdana pada 30 Oktober 2026 mendatang.
Baca Juga: Polres Tasikmalaya Tangkap Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak
Menurut Neni, pengaktifan kembali penerbangan memberi dampak berantai yang sangat besar. Kebijakan ini tidak hanya mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi. Sektor pendidikan tinggi di Tasikmalaya juga akan menerima manfaat langsung.
“Dibukanya kembali penerbangan pesawat di Bandara Wiriadinat, ini tentunya sangat membantu mobilitas orang khususnya mahasiswa dari luar daerah untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi di Tasikmalaya, dan akan sangat berdampak bagi perguruan tinggi,” ungkap Neni Nuraeni, Senin (19/10/2026).
Solusi Jalur Darat yang Melelahkan
Selama ini masyarakat hanya mengandalkan jalur darat untuk menuju Kota Tasikmalaya. Kondisi jalan yang berkelok-kelok kerap menjadi hambatan tersendiri. Rute darat ini membuat sebagian calon mahasiswa luar daerah enggan berkuliah di Tasikmalaya.
“Kondisi geografis ini, kerap menjadi pertimbangan dan kendala tersendiri bagi calon mahasiswa dari luar daerah untuk memilih melanjutkan studi di perguruan tinggi yang ada di Tasikmalaya,” ujarnya.
“Ada mahasiswa dan masyarakat lain yang enggan menggunakan moda transportasi darat karena jalan menuju Tasikmalaya berkelok-kelok. Dengan adanya penerbangan, tentu mereka akan lebih nyaman dan lebih tepat waktu,” tambahnya.
Dorong Kerjasama Akademik Internasional
Neni merasa optimis keberadaan rute udara ini memicu minat calon mahasiswa baru. Akses transportasi yang cepat dan nyaman membuat Kota Tasikmalaya makin menarik sebagai tujuan kuliah.
Kehadiran pesawat komersial ini juga memudahkan berbagai agenda penting kampus. Pihak perguruan tinggi dapat menggelar seminar nasional dan pertukaran mahasiswa luar negeri dengan lebih mudah.
Neni berharap operasional Bandara Wiriadinata bisa bertahan dalam jangka panjang. Pemkot Tasikmalaya membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi.
“Diharapkan, reaktivasi Bandara Wiriadinata ini dapat berjalan secara berkelanjutan, tidak hanya sekadar seremoni peluncuran. Dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota sangat dibutuhkan agar penerbangan komersial dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan,” harapnya.
“Kami di UMTAS sangat mendukung penuh. Ini momentum yang baik bertepatan dengan HUT Ke-25 Kota Tasikmalaya. Semoga menjadi kado istimewa untuk kemajuan konektivitas dan pendidikan di Kota Tasikmalaya,” ucapnya.
Pemkot Tasikmalaya Bidik Pertumbuhan Ekonomi Priangan Timur
Pemkot Tasikmalaya menargetkan penerbangan komersial ini mampu meningkatkan kunjungan warga luar kota. Langkah ini sekaligus memicu masuknya investasi baru di Priangan Timur.
Pemerintah daerah meyakini pengaktifan bandara ini akan memajukan perekonomian warga Tasikmalaya secara berkelanjutan.
(Seda)



