JAKARTA, FOKUSJabar.id: Raline Shah resmi mengundurkan diri dari jabatan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital.
Keputusan tersebut berlaku efektif sejak Selasa, 13 Oktober 2026, dan menjadi perhatian publik setelah pernyataannya di beritakan pada Rabu, 14 Oktober 2026.
BACA JUGA:
KPK Tetapkan Tersangka OTT BNPB, Uang Rp1,4 M dan Emas Disita
Raline Shah menjelaskan bahwa kesibukan serta komitmen profesional dan personal lainnya menjadi pertimbangan utama di balik keputusannya meninggalkan jabatan tersebut.
Pengunduran diri ini mengakhiri penugasan Raline di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) setelah menjabat sejak Januari 2025.
Selama bertugas, ia mengemban tanggung jawab yang berkaitan dengan kemitraan global dan edukasi digital.
Penunjukannya ketika itu berada di bawah kepemimpinan Meutya Hafid, dengan jaringan internasional yang di miliki Raline menjadi salah satu pertimbangan dalam penempatannya.
Melalui pernyataan yang di unggah di Instagram Stories dan di beritakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, Raline menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang di berikan kepadanya.
Ia juga menjelaskan bahwa pengalaman bekerja di pelayanan publik memberinya banyak pelajaran. Tetapi tanggung jawab sebagai staf khusus membutuhkan komitmen yang saat ini tidak dapat di penuhinya secara optimal.
Setelah melalui pertimbangan pribadi, ia memutuskan untuk mengakhiri penugasannya dengan persetujuan Meutya.
Dalam pernyataannya, Raline mengungkapkan apresiasi kepada Meutya Hafid atas kesempatan untuk menjalankan tugas di kementerian.
“Terima kasih yang mendalam atas kepercayaan dan kesempatan yang telah di berikan kepada saya untuk menjalankan tugas sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi digital kepada Ibu Meutya Hafid,” ungkapnya.
Ia juga memandang keterlibatannya dalam pelayanan publik sebagai pengalaman yang memberikan pelajaran berharga.
Raline menilai, pengalamannya di lingkungan pemerintahan memberinya pemahaman baru mengenai berbagai persoalan yang di hadapi masyarakat.
“Saya mendapatkan perspektif baru setelah melihat bagaimana pemerintah menghadapi kompleksitas masalah yang di hadapi oleh masyarakat,” katanya.
BACA JUGA:
Modus Penipuan SPPG Terungkap, BGN: Calon Mitra Jangan Bayar
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Raline selama menjalankan tugas sebagai staf khusus.
Meski demikian, Raline mengaku menghadapi situasi sulit ketika harus mempertimbangkan kesibukan dan tanggung jawab lainnya.
“Kini saya menghadapi situasi yang sulit karena kesibukan dan komitmen saya yang lain tidak menunjukkan keselarasan saya dengan tugas saya sebagai Staf Khusus,” tefas Dia.
Setelah mempertimbangkan keadaan tersebut, ia menilai bahwa dirinya perlu mengambil keputusan mengenai kelanjutan penugasan di kementerian.
Keputusan tersebut di ambil setelah melalui pertimbangan yang matang dan refleksi pribadi.
“Setelah melalui pertimbangan yang matang dan refleksi pribadi, saya merasa bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengakhiri penugasan saya sebagai Staf Khusus Komdigi,” imbuhnya.
Pernyataan itu menjelaskan bahwa pengunduran dirinya didasarkan pada evaluasi terhadap situasi dan komitmen yang sedang dihadapinya.
Raline juga menjelaskan bahwa jabatan staf khusus menteri memiliki tanggung jawab yang membutuhkan perhatian serta komitmen besar.
“Saya memahami jabatan Staf Khusus Menteri ini adalah sebuah tanggung jawab yang membutuhkan perhatian dan komitmen lebih. Di mana saat ini dan dalam waktu dekat saya tidak mempunyai kapasitas untuk memberikannya dengan optimal. Maka atas pertimbangan hal tersebut, atas persetujaun Ibu Menteri yang saya hormati, saya mengundurkan diri,” sebut Dia.
Dengan demikian, ia menyatakan bahwa keputusan tersebut telah mendapat persetujuan Meutya Hafid.
Setelah mengakhiri penugasannya, Raline berharap hubungan baik dengan jajaran kementerian tetap terpelihara.
“Saya berharap hubungan baik dan semangat untuk terus memberikan kontribusi bagi Indonesia dapat tetap terjaga meskipun dalam kapasitas saya yang berbeda,” ujarnya.
Pernyataan tersebut juga menunjukkan bahwa pengunduran dirinya dari jabatan staf khusus tidak berarti ia menutup kemungkinan untuk terus memberikan kontribusi bagi Indonesia dalam bentuk lain.
Selama menjabat sejak Januari 2025, Raline bertugas di bidang kemitraan global dan edukasi digital.
Lingkup tersebut berkaitan dengan penguatan kerja sama internasional serta upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan teknologi digital.
BACA JUGA:
Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, PIHPS: Rp132.850 per Kg
Isu yang relevan dengan agenda kementerian juga mencakup keamanan digital dan perlindungan anak di ruang digital.
Namun, keterlibatan Raline dalam bidang tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyebutnya sebagai penggagas tunggal kebijakan tertentu tanpa konfirmasi lebih lanjut.
Menutup pernyataannya, Raline menyampaikan harapan agar kementerian dapat terus menjalankan tugasnya dengan baik.
“Doa saya untuk seluruh jajaran Kementrian Komunikasi dan Digital senantiasa diberikan kelancaran dan keberhasilan dalam menjalankan amanah ke depannya,” pungkasnya.
(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)



