BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menerapkan pengaturan lalu lintas secara manual di sejumlah persimpangan. Langkah darurat ini menyusul raibnya perangkat traffic light di lima titik akibat aksi pencurian.
Penerapan skema manual ini bertujuan menjaga keselamatan pengguna jalan sembari menunggu tim teknis merakit ulang komponen pengganti.
Baca Juga: Satpol PP Bongkar 40 Bangunan Liar di Jalan Hasanuddin-Surya Kencana
Perakitan Alat Butuh Waktu Satu Minggu
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengonfirmasi bahwa proses perbaikan unit sedang berjalan. Menurutnya, teknisi membutuhkan durasi waktu khusus untuk merakit kembali perangkat elektronik tersebut.
“Masih proses. Itu perlu merakit lagi. Minimal kita seminggu untuk merakitnya lagi,” kata Rasdian di Balai Kota Bandung, Kamis (1/10/2026).
Rasdian mencatat aksi pencurian ini menyasar lima lokasi vital. Beberapa titik yang terdampak meliputi kawasan Kecamatan Regol, seperti area PT INTI dan Simpang Patung Ikan.
Pelaku juga melancarkan aksinya di Jalan Pungkur, persimpangan Tamblong-Naripan, serta kawasan Puteran Sunda.
Guna mengusut tuntas kasus pengrusakan fasilitas publik ini, Pihaknya telah meneruskan laporan resmi kepada pihak kepolisian.
“Kita sudah melakukan laporan pengaduan ke kepolisian. Mudah-mudahan ada tindaklanjut,” katanya.
Petugas Dalop Bersiaga Cegah Konflik Kendaraan
Sembari menunggu perakitan alat selesai, Dishub menerjunkan personel Bidang Pengendalian Operasional (Dalop). Petugas mengatur pergerakan arus kendaraan secara langsung, terutama saat jam padat aktivitas.
“Untuk yang waktu dekatnya kita terpaksa di pengaturan manual dulu, menggunakan tenaga orang. Jam sibuk pagi sudah Bidang Dalop atur, nanti ada petugas di situ,” ucapnya.
Pihaknya memprioritaskan penempatan personel karena persimpangan tanpa lampu pengatur rentan memicu kemacetan hingga kecelakaan.
Kerawanan tersebut kian meningkat pada malam hari saat jarak pandang berkurang dan arus kendaraan cenderung memacu kecepatan.
“Apalagi malam hari, khawatir kalau tidak ada traffic light. Yang dari utara, selatan, timur, barat nanti kalau tidak traffic light suka dulu-duluan,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)



