CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dua warga Desa Kertaharja, Cijeungjing, Ciamis, Endang dan Mardianto, memperoleh bantuan Rutilahu serta bibit ayam. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI menyerahkan langsung bantuan tersebut ke rumah warga.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI, Wihaji, mendatangi rumah warga secara langsung. Keduanya masuk kriteria Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Baca Juga: Menegangkan! Balita 4 Tahun Tercebur ke Sumur Sedalam 15 Meter di Ciamis, Damkar Bergerak Cepat
“Saat ini di Indonesia mempunyai sekitar 8,6 juta keluar resiko stanting (KRS) dan diantaranya Dua keluarga warga Desa Kertaharja ini,” katanya, Selasa (29/9/2026).
Wihaji menilai kondisi hunian kedua warga memicu masalah kesehatan keluarga.
“Kondisi rumah mereka tidak ada tempat mandi cuci kakus (MCK), sanitasi nya dan secara keselurahan tidak layak huni sehingga harus melakukan pembangunan supaya bisa menjadi layak huni,” ucapnya.
Program GENTING Gandeng BRI
Baca Juga: Wihaji: TPK Pahlawan Keluarga Kawal MBG 3B di Ciamis
Baca Juga: Ada Selisih SSGI, Bupati Ciamis Minta Data Stunting Diselaraskan
Kementerian BKKBN mengusung program GENTING (Gerakan Orangtua Asuh Stunting). Presiden RI Prabowo Subianto menginisiasi gerakan nasional ini.
“Program GENTING itu untuk mengentaskan angka stunting di Indonesia,” ucapnya.
Pemerintah merangkul Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bapak asuh program tersebut.
“Bantuan Rutilahu ini tidak berupa uang tunai tetapi penerima akan mendapatkan rumah layak huni. Pembangunannya oleh (BRI) senilai Rp 50 juta,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



