spot_imgspot_img
Selasa 29 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wihaji: TPK Pahlawan Keluarga Kawal MBG 3B di Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/BKKBN, Wihaji menyebut, Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai pahlawan keluarga yang memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat hingga tingkat paling bawah.

Hal itu di sampaikan Wihaji saat menghadiri Temu Kader TPK dan kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) non-PAUD di Gedung KH Irfan Hielmy, Komplek Islamic Center Ciamis, Selasa (29/9/2026).

BACA JUGA:

Ada Selisih SSGI, Bupati Ciamis Minta Data Stunting Diselaraskan

“Saya ingin bertemu dan berbincang dengan para pahlawan keluarga. Yaitu para kader TPK. Karena inilah yang mengetahui persis suasana kebatinan rakyat paling bawah,” ujar Wihaji.

Menurut Wihaji, tugas para kader tidak mudah. Mereka harus mendatangi rumah warga dan menghadapi penolakan. Bahkan mereka tetap bekerja dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kadang di omeli, kadang di tolak, bahkan kadang kehujanan. Tetapi mereka tetap harus kerja. Inilah para pahlawan keluarga Indonesia,” katanya.

Wihaji menegaskan, pendampingan keluarga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting. Terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Ia berharap TPK dapat memastikan keluarga mendapatkan pendampingan yang di butuhkan. Terutama dalam pemenuhan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak.

“Stunting ini bagian dari persoalan yang harus di perhatikan. Karena itu, kita sebagai tim pendamping harus bisa bekerja dengan baik sehingga warganya tidak ada yang stunting,” ucapnya.

Kepala DPPKBPPPA Ciamis sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Yoyo mengatakan, kegiatan tersebut di hadiri perwakilan TPK dari 27 kecamatan.

Ia menyebut, TPK Ciamis berkomitmen mengawal program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui serta balita.

BACA JUGA:

Bangun Tatar Galuh, Pemkab Ciamis Dorong Ormas Manfaatkan Teknologi Digital

“Kami memastikan setiap asupan gizi yang di salurkan pemerintah benar-benar di konsumsi oleh sasaran yang tepat, tercatat dalam data yang valid serta di evaluasi perkembangannya setiap bulan melalui forum rekonsiliasi data desa,” kata Yoyo.

Menurutnya, pengawalan tersebut di lakukan secara berkelanjutan sejak calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita.

Tantangan geografis di sejumlah wilayah pelosok Ciamis juga di hadapi dengan pencatatan manual yang kemudian di sinkronkan secara berkala.

Yoyo berharap, penguatan pendampingan keluarga melalui TPK dapat mendukung percepatan penurunan stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas dan unggul.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru