TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sebanyak 220 unit becak listrik (Becis) bantuan Presiden RI Prabowo Subianto telah tiba dan berjejer rapi di halaman kantor Balai Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1 Bungursari, Senin (7/9/2026). Ratusan armada ramah lingkungan ini sebelumnya sempat mengendap sementara di Markas Brigif Raider 13/Galuh Kostrad.
Pemerintah Kota Tasikmalaya mengagendakan penyerahan bantuan armada Becis ini secara simbolis kepada para pengayuh becak lanjut usia, Selasa (8/9/2026) pagi.
Baca Juga: Mahasiswi Tasikmalaya Hilang Dibawa ke Lampung, Polisi Tangkap Pelaku dalam Waktu 24 Jam
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyambut baik dukungan pemerintah pusat terhadap para pekerja sektor informal di wilayahnya.
“Ya besok Selasa pagi, insyaallah becak listrik sebanyak 220 unit itu, akan kita diserahkan secara resmi kepada para pengayuh becak lansia, yang sudah terdaftar penerima,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan, Senin (7/9/2026) sore.
Viman berharap pengoperasian Becis ini memangkas beban fisik pengayuh lansia sekaligus menggenjot pendapatan harian mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat termanfaatkan dengan baik dan tepat sasaran, serta tidak ada penyalahgunaan. Ke depan, Pemerintah pun akan terus memantau penggunaan becak listrik ini, agar program pemberdayaan lansia ini berjalan secara berkelanjutan,” ujar Viman.
Tahapan Seleksi dan Syarat Penerima Becak Listrik
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya H. Rahman menjelaskan bahwa instansinya menerapkan tiga tahapan ketat sebelum menyerahkan unit Becis kepada para penerima manfaat:
- Tahap Verifikasi Lapangan: Petugas melakukan pencocokan data calon penerima langsung di lokasi.
- Tahap Pelatihan Teknis: Para calon penerima mengikuti pelatihan pengoperasian unit selama satu hari di Brigif Raider 13/Galuh Kostrad.
- Tahap Verifikasi Akhir: Tim menyisir ulang kesesuaian data final calon penerima sebelum prosesi penyerahan resmi.
Rahman mengingatkan seluruh penerima agar tidak memindahtangankan unit bantuan ini dalam bentuk apa pun.
“Becak ini tidak boleh penerima jual atau gadaika. Karena ini merupakan hibah dari Bapak Presiden. Bukti kepemilikannya ada di nomor seri masing-masing unit,” tegas Rahman.
Setiap unit Becis memiliki fasilitas perangkat pengisi daya (charger) mandiri. Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) mengelola operasional penyaluran bantuan ini dengan pendampingan penuh dari Pemerintah Kota Tasikmalaya.
Respons Pasrah dan Syukur Pengayuh Becak Lokal
Para pengayuh becak menyambut gembira kehadiran transportasi modern ini. Jajang (50), salah satu penarik becak penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap profesi mereka.
“Terima kasih kepada pemerintah atas bantuan becak, ini tentu kami sangat terbantu karena becak listrik ini lebih cepat, tidak mengeluarkan tenaga besar untuk mengayuh lagi, dan cocok untuk menarik minat para penumpang karena pengantarannya lebih cepat,” ucap Jajang.
(Seda)



