DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Depok membuka peluang kerja luar negeri bagi masyarakat setempat. Pemerintah bekerja sama dengan LPK Koba Mirai Japan. Bahkan, program pelatihan khusus pengemudi ini berlangsung tanpa pemungutan biaya.
Jepang saat ini membutuhkan pasokan tenaga pengemudi dalam jumlah besar. Oleh karena itu, kerja sama ini menyasar calon sopir truk dan taksi.
Baca Juga: Pemkot Depok Buka Peluang Kerja ke Jepang untuk Posisi Truck Driver dan Taxi Driver
General Manager LPK Koba Mirai Japan Ardi Asrianto membeberkan detail kebutuhan tenaga kerja tersebut. Menurutnya, pihak Jepang menargetkan ribuan tenaga kerja dalam lima tahun.
“Saat ini, Jepang membutuhkan 1.000 tenaga kerja untuk lima tahun ke depan. Sehingga kami bersama Pemkot Depok membuka peluang bagi masyarakat Depok untuk mendaftar dan mengikuti pelatihan secara gratis,” ujarnya.
Syarat Usia, Lisensi SIM, dan Prosedur Pendaftaran
Selanjutnya, Ardi merinci kriteria utama calon peserta pelatihan. Pertama, pendaftar wajib berusia antara 20 hingga 40 tahun.
Kedua, calon peserta harus mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) A aktif. Selain itu, peserta wajib berada dalam kondisi sehat jasmani serta rohani.
Di samping itu, pendaftaran program berlangsung secara daring melalui platform resmi LPK. Sebab, formulir digital telah tersedia di situs driver.koba.co.id.
Bahkan, gelombang pertama pendaftaran buka sepanjang September hingga Oktober 2026. Oleh sebab itu, warga Depok dapat melengkapi berkas administrasi sebelum batas waktu.
Skema Pelatihan dan Pembiayaan Keberangkatan
Kemudian, peserta lolos seleksi akan menerima pembekalan materi serta keterampilan mengemudi. Langkah tersebut menjadi modal utama sebelum bekerja di Negeri Sakura.
Meskipun demikian, program ini menerapkan mekanisme khusus untuk biaya penerbangan keberangkatan. Sebab, pembiayaan pesawat menggunakan skema talangan terlebih dahulu.
“Sementara untuk biaya keberangkatan ke Jepang akan menggunakan dana talangan,” tutupnya.
Program kolaborasi ini memperluas akses penyerapan tenaga kerja warga Depok.
(Jingga Sonjaya)



