spot_imgspot_img
Senin 24 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ini Alasan Persib Bandung Pilih SJH versus Manila Digger FC

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pada babak preliminary AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027, Persib Bandung akan menghadapi Manila Digger FC di Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar), Senin (31/8/2026).

Pertandingan tersebut sebelumnya di rencanakan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun, setelah mempertimbangkan kondisi terkini lapangan serta kesiapan stadion menjelang bergulirnya kompetisi Indonesia Super League 2026/2027, Persib memilih Stadion SJH sebagai venue pertandingan.

BACA JUGA:

Jelang kontra Manila Digger, Persib Bandung Fokus Latihan

Keputusan tersebut di ambil untuk memberikan ruang yang optimal bagi proses pemeliharaan dan pemulihan rumput GBLA.

Selain itu, memastikan stadion GBLA berada dalam kondisi terbaik ketika Maung Bandung memulai kompetisi Super League 2026/2027 menghadapi PSM Makassar pada 6 September mendatang.

Dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Termasuk kondisi terkini lapangan GBLA yang masih dalam proses pemeliharaan dan pemulihan, Manajemen PT PBB menilai Stadion SJH merupakan pilihan yang paling tepat untuk pertandingan menghadapi Manila Digger.

Keputusan tersebut di ambil agar proses pemeliharaan GBLA dapat berjalan secara optimal.

Maung Bandung tidak ingin memaksakan penggunaan GBLA ketika proses pemeliharaan rumput masih berlangsung.

Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen klub untuk memastikan GBLA berada dalam kondisi terbaik saat di gunakan sebagai kandang di empat kompetisi musim ini.

Bagi Persib, menjaga kondisi GBLA saat ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan stadion tersebut benar-benar siap menyambut perjalanan panjang musim 2026/2027.

Persib ingin GBLA dapat menjadi rumah yang nyaman dan memberikan kondisi terbaik bagi tim maupun Bobotoh sepanjang kompetisi.

Manajemen memahami bahwa GBLA memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan tim Pangeran Biru dan Bobotoh.

Karena itu, perubahan venue untuk pertandingan menghadapi Manila Digger bukan semata-mata keputusan untuk satu pertandingan. Melainkan bagian dari pertimbangan yang lebih panjang dalam menjaga kesiapan kandang.

BACA JUGA:

Marc Klok Fokus Bawa Persib Tatap Laga Kualifikasi ACL 2

Manajemen Persib percaya bahwa memberikan waktu yang cukup bagi proses pemeliharaan GBLA merupakan langkah yang tepat. Dengan begitu, stadion siap di gunakan secara optimal untuk kompetisi Super League.

Mengutip persib.co.id, selain perubahan venue pertandingan menghadapi Manila Digger juga akan di gelar tanpa penonton.

Hal tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan sanksi disipliner AFC sebagai konsekuensi dari insiden pada pertandingan ACL Two musim sebelumnya, Persib kontra Ratchaburi FC di GBLA.

Persib menghormati keputusan dan regulasi AFC yang berlaku serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk terus meningkatkan standar profesionalisme dan kualitas penyelenggaraan pertandingan.

BACA JUGA:

Igor Tolic: Persib Bandung Belum Sempurna

Pertandingan tanpa penonton tentu bukan kondisi yang di harapkan. Karena dukungan langsung Bobotoh selalu memberikan energi yang luar biasa bagi tim.

Meski begitu, Persib akan menjalankan ketentuan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan.

Maun Bandung berharap, Bobotoh tetap memberikan dukungan positif kepada tim. Dukungan tersebut tetap memiliki arti penting bagi perjuangan tim dalam membawa nama Bandung di kompetisi Asia.

Manajemen PT PBB memahami Bobotoh selalu ingin berada di sisi tim. Terutama ketika bertanding di level Asia.

Kali ini situasinya berbeda, tetapi dukungan tetap dapat di berikan dengan cara yang positif.

Persib berharap, Bobotoh terus memberikan energi terbaik bagi tim dan bersama-sama menjaga nama baik klub.

Persib akan menjadikan pertandingan menghadapi Manila Digger sebagai kesempatan untuk memberikan performa terbaik, sekaligus memperjuangkan langkah ke fase berikutnya di ACL Two 2026/2027.

BACA JUGA:

Bobotoh Bisa Miliki Jersey Terbaru Persib Lewat PO, Ini Pilihan Paketnya

Perubahan venue dan pertandingan tanpa penonton tidak boleh mengurangi semangat untuk memberikan yang terbaik.

Tim akan tetap berjuang dengan penuh tanggung jawab, menghormati regulasi dan terus berkembang dalam setiap kesempatan membawa nama Persib, Bandung dan Indonesia di level Asia.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru