spot_imgspot_img
Sabtu 15 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

MPR: Saatnya Gen Z Jadikan Pancasila “Jangkar” Arus Globalisasi

GARUT, FOKUSJabar.id: Di era digital yang bergerak secepat kilat, pertanyaan klasik kerap muncul di benak anak muda. Sejauh mana lembaga negara seperti MPR RI relevan dengan kehidupan keseharian Gen Z dan milenial?

​Dulu, MPR mungkin lekat dengan imej lembaga yang kaku dan jauh dari dunia anak muda. Namun, stigma itu di patahkan oleh Anggota MPR RI, M. Husein Farlulloh.

BACA JUGA:

Pemkab Garut-DEN Percepat Pengembangan Potensi Panas Bumi

Dalam agenda penyerapan aspirasi masyarakat bertema “Penguatan Wewenang MPR RI” di Fave Hotel Garut, Dia menegaskan bahwa MPR kini telah bertransformasi menjadi lembaga yang dinamis dan dekat dengan rakyat.

​Wajah Baru MPR RI: Bukan Lagi “Menara Gading”

Husein menjelaskan, posisi strategis MPR pascaperubahan UUD 1945. MPR bukan lagi lembaga tertinggi negara yang eksklusif, melainkan representasi wakil rakyat yang lahir dari proses demokrasi.

​”Setelah perubahan UUD 1945, MPR bukanlah pemegang kedaulatan tunggal. Sesuai Pasal 1 Ayat (2) UUD 1945, kedaulatan berada di tangan rakyat. MPR adalah representasi wakil rakyat yang lahir dari proses demokrasi,” ujarnya.

​Artinya, MPR kini hadir bukan sebagai “menara gading.” Melainkan institusi yang terbuka dan siap mendengarkan denyut nadi masyarakat. Terutama aspirasi generasi muda yang kreatif dan melek teknologi.

​Gen Z dan Milenial

​Generasi milenial dan Gen Z di kenal sebagai digital natives—kreatif, percaya diri dan terkoneksi secara global. Namun, di balik fleksibilitas tersebut, mereka juga di hadapkan pada tantangan global yang berat. Mulai dari krisis iklim hingga persaingan ekonomi yang semakin ketat.

​Agar tidak terombang-ambing oleh arus globalisasi dan pengaruh negatif luar, anak muda membutuhkan sebuah fondasi yang kokoh. Menurut M. Husein, fondasi atau jangkar utama tersebut tidak lain adalah Pancasila.

​Bukan Sekadar Hafalan. Nilai-nilai luhur seperti gotong royong, nasionalisme dan kebersamaan harus di resapi sebagai panduan hidup.

BACA JUGA:

Bupati Apresiasi Pelayanan Cepat Kantor Imigrasi Garut

Pancasila berfungsi sebagai perisai agar generasi muda tetap memiliki identitas dan karakter kuat di tengah dunia yang tanpa batas.

​Strategi Merangkul Gen Z

​Agar tetap relevan dengan zaman, MPR terus beradaptasi dengan gaya komunikasi anak muda. Husein menekankan pentingnya pendekatan segar.

​Adopsi Platform Digital

Memanfaatkan media sosial agar suara dan aspirasi Gen Z dapat di dengar secara real-time dan di tarik ke dalam diskursus kebijakan.

​Fokus pada Isu Nyata

Mengangkat isu-isu yang dekat dengan anak muda, Seperti kelestarian lingkungan dan lapangan kerja dalam kerangka konstitusi.

​Pengawasan Publik yang Akuntabel

Memastikan kebijakan negara berpihak pada masa depan generasi muda demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Generasi milenial dan Gen Z bukan lagi sekadar objek pembangunan. Melainkan subjek penggerak utama.

Sudah saatnya anak muda Indonesia bangga memahami konstitusi dan menjaga nilai-nilai Pancasila agar Indonesia tetap berjaya di pentas global.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru