spot_imgspot_img
Jumat 14 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Keren! Warga Cikutra Bandung Sulap Jalan Sepanjang 180 Meter Jadi Terowongan Merah Putih

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Warga RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, menunjukkan antusiasme luar biasa demi menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Masyarakat bersama jajaran pengurus RT dan RW bahu-membahu merancang Terowongan Merah Putih yang membentang gagah sepanjang 180 meter di Jalan Haji Syahroni.

Baca Juga: Persib Bandung Punya Dua Ujian Panas di Bali, Sabah FC dan Bali United Menanti

Buah Gotong Royong Ratusan Warga Cikutra

Ketua RW 03 Kelurahan Cikutra, Ahmad Sholihin, menjelaskan bahwa dekorasi spektakuler ini lahir dari kekompakan warga RT 01 hingga RT 06.

Pengurus wilayah sebenarnya sudah merancang ide terowongan hias ini sejak tahun lalu, namun baru berhasil mewujudkannya pada tahun ini.

“Saya beserta para pengurus RW, pengurus RT, dan semua bidang yang terkait di kewilayahan serta warga yang berantusias. Warga pun sudah memberikan partisipasi dengan tenaga, pikiran, bahkan finansial juga,” kata Ahmad saat menyapa media di lokasi, Jumat (14/8/2026).

Proses Pembuatan Memakan Waktu Satu Bulan

Seluruh proses pengerjaan Terowongan Merah Putih ini menghabiskan waktu hampir satu bulan penuh, mulai dari 15 Juli hingga rampung menjelang pertengahan Agustus.

“Alhamdulillah, di RW 03 dari RT 1 sampai RT 06 bersinergi. Bisa terlaksana dengan pembuatan bendera merah putih sepanjang 180 meter untuk menyambut HUT ke-81 RI,” katanya.

Murni Menggunakan Dana Swadaya Masyarakat

Mengenai anggaran, seluruh pembiayaan bersumber langsung dari hasil patungan warga serta pengurus lokal. Sinergi enam RT tersebut berhasil mengumpulkan total dana sekitar Rp11 juta.

“Dari RT 1 sampai RT 6 itu kurang lebih Rp11 juta yang dikeluarkan. Baik dari jajaran, terutama para pelaku-pelaku yang membuat bendera di sini. Warga pun memberikan donasi dengan menyambut kemerdekaan,” ungkapnya.

Berharap Perhatian Pemerintah Daerah

Melihat tingginya kepedulian warga, Ahmad berharap deretan instansi pemerintah, terutama pihak kelurahan dan kecamatan, menyempatkan diri untuk meninjau langsung hasil karya warga ini.

“Harapan saya dengan kondisi seperti ini, baik pemerintahan terkecil, khususnya kelurahan ataupun kecamatan, bisa melihat aspirasi warga yang berantusias menyambut 17 Agustus yang ke-81,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru