spot_imgspot_img
Senin 10 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gaji dan Tunjangan Jadi Taruhan, Sekda Sumedang Minta Seluruh ASN Taat Bayar PBB

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Aparatur Sipil Negara harus memberi teladan kepada masyarakat dalam melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Batas akhir pembayaran PBB tahun 2026 jatuh pada tanggal 31 Agustus 2026.

Sekda Sumedang Tuti Ruswati menegaskan imbauan ini saat memimpin Apel Pagi Gabungan di Pusat Pemerintahan Sumedang.

Baca Juga: Ciptakan Karya Berkarakter Kuat, Inilah Para Jawara Ajang Sumedang Ngabatik 2026

“Para kepala OPD, staf, asisten, sampai kepala bidang, tolong dicek apakah stafnya sudah membayar PBB atau belum,” ujar Sekda Tuti Ruswati pada Senin (10/8/2026).

Tuti meminta seluruh pegawai memeriksa status pembayaran pajak pribadi masing-masing. Kesadaran pegawai membayar PBB mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketergantungan Fiskal dan Taruhan Tunjangan

Pemerintah Kabupaten Sumedang berupaya menguatkan PAD di tengah berbagai tekanan ekonomi. Daerah ini masih mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat dan provinsi.

Tuti mengaitkan kepatuhan pajak pegawai secara langsung dengan keberlangsungan pendapatan mereka.

“Ini sebagai bentuk komitmen membantu pendapatan asli daerah. Kalau PAD tidak tercapai, gaji dan tunjangan kita juga dipertaruhkan,” katanya.

Kapasitas keuangan daerah menentukan kelancaran berbagai program prioritas dan pelayanan publik. Tuti meminta pimpinan OPD rajin memantau tingkat kepatuhan pajak seluruh bawahannya.

Beri Teladan Nyata untuk Warga

Tuti menilai ASN harus memelopori gerakan sadar pajak di tengah masyarakat. Keteladanan pejabat memudahkan pemerintah daerah mengimbau warga agar menaati aturan.

“Kalau kita ingin masyarakat taat membayar pajak, kita juga harus memberikan contoh terlebih dahulu,” ujarnya.

Ia mengimbau ASN segera melunasi PBB sebelum memasuki batas akhir pembayaran. Langkah ini mengamankan target penerimaan pajak sekaligus menjaga stabilitas fiskal Kabupaten Sumedang.

“Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Sumedang masih stabil. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kondisi ini dengan memenuhi kewajiban kita,” katanya.

(SumedangKab/Irfansyahriza)

spot_img

Berita Terbaru