spot_imgspot_img
Minggu 9 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bursa Ketua Demokrat Jabar Dibuka, Pendaftaran Bacalon Mulai 10 Agustus

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Perebutan kursi pimpinan DPD Partai Demokrat Jawa Barat resmi bergulir. Panitia Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Jabar memberi kesempatan bagi kader terbaik untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD mulai 10 hingga 16 Agustus 2026.

Panitia menggelar rangkaian Musda VI ini di Bandung pada 24 Agustus 2026. Para pendaftar dapat mendatangi langsung Kantor DPD Partai Demokrat Jabar di kawasan Arcamanik, Bandung.

Baca Juga: STKIP Pasundan Juara Liga Universitas Coca-Cola 2026

Sekretaris Steering Committee (SC) Musda VI Partai Demokrat Jabar, Jenal Arifin, mengajak seluruh kader potensial untuk meramaikan bursa pencalonan.

“Bagi kader yang memenuhi persyaratan dipersilakan mendaftar apabila mau menjadi bacalon ketua DPD,” kata Jenal, Minggu (9/8/2026).

Syarat Ketat Bagi Calon Ketua Demokrat Jabar

Jenal menegaskan bahwa panitia menerapkan Peraturan Organisasi Nomor 12 dalam menentukan kriteria peserta. Aturan ini menyaring kader secara selektif untuk menduduki jabatan supreme tingkat provinsi tersebut.

Pendaftar wajib mengantongi status Warga Negara Indonesia, menjalankan perintah agama, memiliki komitmen kuat memajukan partai, serta memegang surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

Selain itu, calon pemimpin harus melampirkan surat bebas narkoba dari dokter. Panitia juga menutup pintu bagi kader yang menyandang status tersangka, terdakwa, atau terpidana dalam kasus hukum berancaman penjara minimal empat tahun.

Kader yang pernah menerima sanksi berat akibat pelanggaran AD/ART maupun Kode Etik Partai Demokrat otomatis gugur.

Dari segi latar belakang pendidikan, pendaftar minimal mengantongi ijazah SMA atau sederajat dan membawa Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi.

Tak kalah penting, setiap bakal calon harus mengamankan dukungan minimal 20 persen dari total pemilik hak suara.

“Persyaratan ini menjadi bagian dari ketentuan organisasi yang harus dipenuhi oleh setiap kader yang ingin mengikuti kontestasi,” katanya.

Panitia juga memblokir kader yang pernah melancarkan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) atau aksi lain yang mengancam kedaulatan partai.

Panitia Matangkan Persiapan Musda VI

Di sisi lain, Ketua Organizing Committee (OC) Musda VI Partai Demokrat Jabar, M. Handarujati Kalamullah, menjamin kesiapan penuh pihak panitia dalam mengawal ajang demokrasi internal ini.

Handaru menjelaskan bahwa timnya rutin berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat guna mematangkan teknis acara, mulai dari pra-acara hingga pasca-Musda.

“Insyaa Allah Musda berlangsung kondusif dan konstruktif, kami berupaya sebaik mungkin agar segala sesuatunya berjalan lancar,” ujar Handaru.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru