spot_imgspot_img
Minggu 2 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KSDA Pangandaran Ingatkan Wisatawan Waspadai Monyet Ekor Panjang di Pantai Pasir Putih

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Keindahan Pantai Pasir Putih Cagar Alam Pangandaran memang menyihir siapa saja. Namun, wisatawan perlu mewaspadai keberadaan kawanan monyet ekor panjang yang mendiami kawasan konservasi tersebut.

Pengelola kawasan mengimbau para pengunjung agar tidak memicu bahaya saat berinteraksi dengan satwa liar ini. Wisatawan memikul tanggung jawab untuk menjaga jarak aman, tidak memberi makan, serta membuang jauh-jauh niat menjinakkan monyet.

Baca Juga: Barcode Solar Subsidi Bikin Ribet Perajin Bata di Pangandaran

Kepala Resort Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah XXI Pangandaran, Kusnadi, menegaskan bahwa pihaknya terus menggencarkan edukasi sejak pintu masuk.

Pesan yang petugas sampaikan sangat jelas: hindari membawa makanan mencolok, jangan membagi makanan ke monyet, jangan mendekat saat mengambil foto, dan jangan mengelus satwa.

“Jangan sekali-kali membuat monyet itu menjadi jinak, karena pada dasarnya monyet itu bukan hewan jinak,” ujar Kusnadi kepada FOKUSJabar.id di Kantor KSDA Wilayah XXI Pangandaran, Minggu (2/8/2026).

Sayangnya, sebagian pengunjung masih kerap mengabaikan imbauan keselamatan ini. Terbukti, kawanan monyet ekor panjang menggigit dua orang wisatawan di kawasan Pasir Putih pada momen libur sekolah lalu.

Refleks Kaget Monyet dengan Mencakar dan Menggigit

Tim medis RSUD Pandega Pangandaran harus menangani langsung kedua korban tersebut.

“Contoh pada saat libur sekolah lalu sempat terjadi dua kasus wisatawan yang digigit monyet ekor panjang,” katanya.

Kusnadi menilai rasa kaget menjadi pemicu utama serangan tersebut. Rasa terkejut saat berpapasan langsung dalam jarak dekat mendorong monyet bereaksi refleks dengan mencakar dan menggigit.

Menurut Kusnadi, monyet ekor panjang di cagar alam hidup bergerombol. Sifat alami mereka yang liar akan memicu naluri agresif saat mengendus kecurigaan atau merasa terganggu oleh kehadiran manusia yang terlalu dekat.

“Kami terus berupaya di lapangan agar tidak terjadi lagi pengunjung yang sampai digigit monyet,” ucapnya.

Di sisi lain, Kusnadi memastikan satwa jenis lain di Cagar Alam Pangandaran relatif tenang dan tidak mengganggu kenyamanan wisatawan.

Meningkatkan Frekuensi Patroli

Demi menekan potensi insiden serupa, KSDA memperkuat koordinasi bersama Balawista, Satpolairud Polres Pangandaran, serta instansi terkait. Petugas gabungan kini meningkatkan frekuensi patroli untuk mengawasi sekaligus mengingatkan para pengunjung.

Kusnadi menekankan bahwa status kawasan Pasir Putih masih berupa cagar alam murni. Kondisi ini membuat tata cara penanganan satwa liar berbeda dari penanganan di kebun binatang.

“Semua stakeholder harus ikut menjaga kawasan ini. Menutup kawasan juga bukan solusi karena banyak masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas wisata,” tegasnya.

Pimpinan KSDA saat ini tengah menimbang berbagai opsi strategis. Salah satu langkah yang mengemuka mencakup rencana alih status sebagian kawasan menjadi Taman Wisata Alam (TWA). Langkah ini bertujuan memberikan fleksibilitas lebih dalam pengelolaan wisata.

Meski demikian, pihak berwenang belum menetapkan keputusan resmi terkait usulan alih status tersebut.

“Sekarang masih dalam tahap kajian oleh pimpinan. Tugas kami di lapangan adalah terus melakukan upaya pencegahan serta menyampaikan berbagai kondisi dan keluhan yang terjadi di lapangan,” kata Kusnadi.

Guna menjamin keamanan pengunjung, Kusnadi memberikan panduan keselamatan saat menjelajahi Pasir Putih:

  1. Simpan makanan secara tertutup dan hindari membawa kantong plastik transparan di tangan.
  2. Hindari memberi makanan dalam bentuk apa pun kepada monyet.
  3. Jaga jarak aman dan batasi keinginan berfoto selfie terlalu dekat.
  4. Jangan menyentuh, mengelus, atau mencoba menggendong anak monyet.

“Jadi kalau mau ke Pasir Putih, nikmati pemandangannya saja. Biarkan monyet tetap jadi monyet liar, bukan teman selfie,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru