spot_imgspot_img
Rabu 29 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Reses DPRD Kota Banjar, Warga Keluhkan PJU hingga Krisis Air Bersih

BANJAR,FOKUSJabar.id: Anggota DPRD Kota Banjar dari Fraksi Partai Gerindra, Jojo Juarno menggelar Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026. Kegiatan ini bertujuan menjaring beragam aspirasi masyarakat, mulai dari proyek pembangunan fisik, penerangan jalan umum (PJU), hingga krisis air bersih.

Jojo membeberkan alasan di balik tertundanya penanganan sejumlah usulan pembangunan warga. Ia menyebutkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran daerah menjadi faktor utama pembatas realisasi program tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Banjar Luncurkan Bumi Masagi, 525 UMKM Terima Bantuan Modal Rp1 Juta

“Sejumlah usulan memang belum bisa direalisasikan karena terkendala efisiensi anggaran. Mudah-mudahan pada tahun 2027 usulan yang telah disampaikan masyarakat dapat direalisasikan,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Keluhan datang dari Komar, seorang warga Desa Batulawang. Ia menyoroti minimnya penerangan di sepanjang jalur Perkebunan Batulawang yang memicu kerawanan pada malam hari. Selain itu, fasilitas lampu mercury bantuan pemerintah sudah tidak berfungsi optimal akibat kondisi padam.

Di lokasi lain, warga Lingkungan Binangun menumpahkan keluhan terkait pasokan air bersih. Mereka mengkritik fokus pembangunan daerah yang selama ini melulu menyasar saluran drainase, sementara pemenuhan air bersih justru luput dari perhatian.

Warga menilai air bersih sebagai kebutuhan pokok yang kian mendesak, terutama ketika memasuki musim kemarau. Kendati jaringan PDAM sudah menjangkau pemukiman, distribusi air masih kerap terganggu dan tidak berjalan maksimal.

Merespon deretan keluhan tersebut, Jojo Juarno berjanji menampung seluruh masukan warga. Pihaknya siap memperjuangkan aspirasi itu dalam forum pembahasan anggaran bersama Pemkot Banjar dengan mempertimbangkan skala prioritas daerah.

Agenda reses menjadi wadah krusial bagi jajaran legislator untuk menyerap suara konstituen sebagai bahan penyusunan program kerja serta kebijakan daerah pada periode anggaran mendatang.

(Agus Purwadi)

spot_img

Berita Terbaru