spot_imgspot_img
Selasa 28 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

SMKN 2 Ciamis Jadi Sekolah Pertama Tuan Rumah Gerakan Pangan Murah DKPP Jawa Barat

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat meluncurkan inovasi segar dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menggandeng lingkungan sekolah. SMKN 2 Ciamis mencatatkan diri sebagai sekolah pertama di Kabupaten Ciamis yang menjadi tuan rumah ajang ini, Selasa (28/7/2026).

Langkah menerjunkan GPM ke lingkungan sekolah ini menjadi strategi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperluas jangkauan bahan pangan terjangkau, terutama bagi para orang tua murid.

Baca Juga: FKIP Universitas Galuh Bekali 277 Mahasiswa PLP Sebelum Terjun Mengajar di Sekolah

Kepala UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Potong Ciamis, Vidi Wulandari, mewakili Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Jabar, menyebut konsep ini sebagai terobosan baru untuk mendekatkan pasokan pangan murah ke masyarakat.

“Kami berkolaborasi secara lintas sektoral, tidak hanya dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya kami juga telah bekerja sama dengan Bapenda Provinsi Jawa Barat maupun kepolisian. Tahun ini di Ciamis menjadi yang pertama kami bekerja sama dengan sekolah,” ujar Vidi.

Vidi menjelaskan bahwa pihak sekolah memegang peran strategis karena sanggup merangkul masyarakat luas lewat jaringan wali murid.

“Pelaksanaan GPM di sekolah merupakan upaya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya para orang tua siswa yang menjadi sasaran utama kegiatan,” katanya.

Panitia memilih SMKN 2 Ciamis lantaran mengantongi dukungan penuh dari pengelola sekolah dan warga sekitar. Selain itu, area pasar murah berada terpisah dari gedung kelas sehingga kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan kondusif.

Antusiasme SMKN 2 Ciamis Menggelar Gerakan Pangan Murah

Sebelum mengeksekusi kegiatan, DKPP Jabar sudah menjalin koordinasi bersama Pemkab Ciamis dan instansi terkait. Tingginya antusiasme pihak sekolah menjadi alasan utama yang menetapkan SMKN 2 Ciamis sebagai proyek percontohan di sektor pendidikan.

Dalam ajang ini, warga menyerbu berbagai komoditas kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar. Panitia menyuplai sekitar 4 ton bahan pangan, mulai dari beras SPHP, beras premium, beras poktan, Minyakita, minyak goreng premium, gula pasir, telur, tepung terigu, daging ayam, hingga aneka sayur dan buah segar.

Vidi menegaskan bahwa program GPM ini bergulir di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

“Tidak menutup kemungkinan Kabupaten Ciamis akan kembali mendapatkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah apabila ada usulan dari pemerintah daerah kepada Provinsi. Beberapa daerah lain juga sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan serupa karena melihat tingginya antusiasme masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai bahan evaluasi harian, DKPP Jabar mencatat angka pasokan dan hasil penjualan. Penjualan yang habis terjual menjadi bukti nyata bahwa warga sangat membutuhkan program ini sekaligus mengindikasikan daya beli masyarakat yang masih terjaga.

Lewat GPM, pemerintah membidik stabilitas harga, mengendalikan laju inflasi daerah, serta menjamin keterjangkauan pangan bagi masyarakat menengah ke bawah.

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Ciamis, Undang Tatang Hidayat, mengaku bangga atas kepercayaan Pemprov Jabar. Karena menunjuk sekolahnya sebagai lokasi perdana GPM di lingkungan pendidikan.

“Alhamdulillah, SMK Negeri 2 Ciamis ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyelenggarakan kegiatan Gerakan Pangan Murah atau operasi pasar murah,” katanya.

Undang menilai pasar murah ini mengalirkan manfaat besar bagi keluarga siswa dan warga sekitar sekolah.

“Mudah-mudahan masyarakat di lingkungan sekitar dapat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Harapan kami, warga sekolah dapat memanfaatkan kesempatan ini. Termasuk para orang tua siswa yang bisa menitipkan kepada anaknya untuk berbelanja di sini,” ungkapnya.

“Kami juga telah menyampaikan informasi kepada desa-desa sekitar agar masyarakat dapat hadir,” pungkas Undang.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru