CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kepedulian jamaah majelis taklim di Kabupaten Ciamis kembali membuahkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui dana infak yang di himpun secara rutin, UPZ PD BKMM-DMI Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun 2026 kepada tiga penerima dengan total bantuan sebesar Rp45 juta.
Penyerahan bantuan berlangsung dalam rangkaian pengajian bulanan BKMM di Masjid Agung Ciamis, Selasa (28/7/2026).
BACA JUGA:
Pemkab Ciamis Salurkan Air Bersih di Kelurahan Benteng
Kegiatan tersebut di hadiri Perwakilan DMI Kabupaten Ciamis, Perwakilan Baznas Kabupaten Ciamis, Perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda, Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Kania Ernawati Herdiat serta ribuan jamaah majelis taklim dari 27 kecamatan.
Tiga penerima bantuan masing-masing memperoleh dana sebesar Rp15 juta. Takni, Acah dari Dusun Susuru, Desa Kertajaya, Kecamatan Panawangan, Risma Uli Silalahi dari Desa Sukamantri, Kecamatan Sukamantri serta Inah Nur Hasanah dari Desa Tanjungmulya, Kecamatan Panumbangan.
Ketua BKMM Kabupaten Ciamis, Talbiyah Munadi mengatakan, program Rutilahu merupakan wujud kepedulian anggota majelis taklim yang secara konsisten menyisihkan sebagian rezekinya melalui infak setiap kegiatan pengajian.
“Alhamdulillah hari ini kami kembali menyerahkan bantuan Rutilahu. Dana ini berasal dari infak anggota BKMM yang di kumpulkan setiap pengajian. Mulai dari Rp2 hingga 10 ribu. Dari kebersamaan itu terkumpul Rp45 juta. Alhasil, masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp15 juta,” ujarnya.
Ia menyebutkan, pengajian rutin Selasa keempat yang kali ini di pusatkan di Masjid Agung Ciamis di hadiri perwakilan jamaah dari seluruh kecamatan.
“Alhamdulillah hadir perwakilan dari 27 kecamatan. Jamaah yang datang ribuan. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan majelis taklim terus tumbuh,” katanya.
Menurut Talbiyah, program Rutilahu tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-12 sejak pertama kali di gulirkan. Setiap kecamatan di minta mengusulkan anggota yang aktif mengikuti pengajian sekaligus benar-benar membutuhkan bantuan perbaikan rumah.
BACA JUGA:
Pemkab Ciamis Perkuat Sinergi Perangkat Daerah Tingkatkan IPS
“Kami meminta ketua BKMM kecamatan memilih anggota yang rajin mengikuti pengajian dan memang membutuhkan bantuan. Semua usulan harus di lengkapi surat keterangan tidak mampu dari desa, surat domisili serta dokumentasi kondisi rumah agar tepat sasaran,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, salah satu penerima bantuan merupakan seorang mualaf yang telah puluhan tahun istiqamah mengikuti pengajian BKMM.
“Di antara penerima ada yang dulunya non-muslim dan sudah sekitar 30-35 tahun memeluk Islam. Alhamdulillah Dia rajin mengikuti pengajian. Ini menjadi kebahagiaan bagi kami,” tuturnya.
Talbiyah menambahkan, BKMM juga menerapkan sistem pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan rumah.
Selain melakukan survei sebelum bantuan di berikan, pengurus bersama pemerintah desa dan BKMM tingkat kecamatan akan memantau proses pembangunan hingga selesai.
“Setelah pembangunan selesai, kami turun langsung melakukan pengecekan. Bahkan banyak masyarakat yang ikut gotong royong menyumbangkan tenaga, makanan dan biaya tambahan. Sehingga nilai pembangunan rumah bisa jauh melebihi bantuan yang di berikan,” ungkapnya.
Ia berharap, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh dari jamaah majelis taklim dapat terus di pertahankan. Sehingga program Rutilahu bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di tahun-tahun mendatang.
“Kami berharap tahun depan minimal kembali bisa membantu tiga rumah atau lebih. Prinsipnya, dari kita, oleh kita dan untuk kita. Mudah-mudahan ikhtiar ini menjadi bagian dari upaya membantu umat sekaligus mendukung program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan,” harapnya.
Salah seorang penerima bantuan, Acah warga Dusun Susuru, Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan tidak mampu menyembunyikan rasa haru saat menerima bantuan tersebut.
BACA JUGA:
Koordinator BGN Ciamis Pastikan Tak Ada SPPG Ditutup, Operasional MBG Tetap Berjalan Normal
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus BKMM, DMI dan para jamaah majelis taklim yang telah menyisihkan sebagian rezekinya.
Dengan mata berkaca-kaca, Acah mengaku bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk memiliki rumah yang lebih layak di huni.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu. Terima kasih kepada Ibu Ketua BKMM beserta seluruh pengurus, para donatur dan jamaah majelis taklim yang sudah peduli kepada kami,” ungkapnya.
Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak dan Ibu dengan pahala yang berlipat, di berikan kesehatan, umur yang berkah serta rezeki yang semakin luas,” tambah Acah.
Ia berharap, program sosial seperti ini dapat terus berlanjut. Sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Semoga BKMM semakin maju dan terus bisa membantu masyarakat yang membutuhkan seperti kami. Bantuan ini sangat berarti untuk memperbaiki rumah agar keluarga kami bisa tinggal dengan lebih nyaman dan aman,” pungkasnya.
(Mia)



