TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pecinta musik di Kota Tasikmalaya bersiap menggelar malam nostalgia lewat pagelaran musik bertajuk Indonesian Legendary Songs: “Satu Panggung, Seribu Kenangan”.
Resto & Cafe Swasana Tasikmalaya akan menjadi tempat penyelenggaraan acara hangat dan intim ini pada 28 Agustus 2026 mendatang.
Panitia penyelenggara, Andi Ibo, membeberkan bahwa konsep acara ini berangkat dari keyakinan bahwa musik merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan perbedaan.
Baca Juga: Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Tasikmalaya, Viman Siap Gelar Nobar Persib
“Musik adalah bahasa yang mampu menyatukan perbedaan, membangkitkan nostalgia, dan menghidupkan kembali setiap kisah dalam kehidupan. Indonesian Legendary Songs hadir sebagai pertunjukan spesial yang mengajak penonton menikmati kembali karya-karya terbaik Indonesia. Karya yang sudah menjadi bagian perjalanan musik dari berbagai generasi,” ungkap Andi Ibo, Senin (20/7/2026) sore.
Ia menuturkan, acara ini menyajikan konsep musikal yang jauh lebih dekat dengan penonton ketimbang panggung musik pada umumnya.
Para musisi dan penyanyi Tasikmalaya akan membawakan deretan lagu legendaris tanah air dengan aransemen segar, tanpa menghilangkan keaslian karya aslinya.
“Setiap lagu bukan sekadar hiburan. Ini adalah cerita yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan melalui melodi yang tak lekang oleh waktu,” ujarnya.
Lirik-lirik lagu yang Menemani Perjalanan Hidup
Ia menjelaskan, pertunjukan ini mengajak penonton bernyanyi bersama sambil mengenang lirik-lirik lagu yang pernah mengiringi perjalanan hidup mereka. Mulai dari kisah jatuh cinta, patah hati, hingga semangat perjuangan.
Sederet musisi dan penyanyi kebanggaan Tasikmalaya akan memandu kemeriahan malam tersebut. Deretan pengisi acara mencakup Andi Ibo, Nana, Rusly, Raisa ZP, Agus Ibo. Kemudian ada juga Kiki Azizi, Ayus, Nita Anita, Danceu Latupeirisa, Poppy, hingga Alfie.
paduan suara dan instrumen mereka bakal menyatu dengan kolaborasi Capulet Band yang beranggotakan Jidoy, Atun Syahranie, Aziz, dan Asep Bima. Penampilan mereka juga makin sempurna berkat sentuhan additional player Ted Kameshwara dan Alma Maheltra, serta aransemen musik racikan Jon Krisna.
Musisi Tasikmalaya ini menegaskan bahwa kolaborasi lintas generasi tersebut bertujuan memberikan pengalaman musikal yang apik, emosional, serta sarat makna.
Ia menggarisbawahi bahwa Indonesian Legendary Songs berfungsi sebagai ruang apresiasi nyata bagi para pencipta lagu, musisi, dan pencinta karya legendaris Indonesia.
“Akan menampilkan Sejumlah karya terbaik dari para musisi Indonesia seperti Nike Ardilla, Inka Cristy, Anggun C Sasmi, Amy Search. Kemudian juga legenda Koes Plus, Gito Rollies, Sheila Majid, Andi Mariem Mattalatta, Alda, Lydia Imaniar, Ahmad Albar, Utha Likumahuwa, Iwan Fals, Rafika Duri, Andromeda, Anita Sarawak, Ari Lasso, Atiek Cb, Slank, Malyda, Broery Pesolina, serta Harry Tasman,” paparnya.
“Satu panggung ini, adalah malam yang mempertemukan komunitas, seniman, dan penikmat musik. Tentunya dalam semangat persaudaraan, kreativitas, serta kecintaan terhadap warisan musik Nusantara,” imbuhnya.
Mengenang Setiap Kisah
Ia menaruh harapan besar agar panggung acara ini terus mengingatkan masyarakat akan tempat istimewa musik Indonesia di hati pendengarnya.
“Mari menjadi kenangan dari malam penuh inspirasi ini. Bernyanyi bersama, mengenang setiap kisah di balik lagu, dan merayakan karya-karya yang akan terus hidup sepanjang masa,” terangnya.
Andi Ibo lantas menutup perbincangan hangat tersebut dengan kutipan yang memuat semangat utama panggung tersebut.
“Setiap Lagu Adalah Perjalanan, Setiap Lirik Adalah Makna, dan Setiap Melodi Adalah Kenangan yang Tak Pernah Hilang,” pungkasnya.
(Seda)



