spot_imgspot_img
Kamis 16 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BAZNAS Ciamis Siapkan Generasi Duta Zakat Lewat Program Beasiswa Mahasiswa

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis terus memperluas pemanfaatan dana zakat agar tidak sekadar menyasar kebutuhan konsumtif warga. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan mencetak dampak jangka panjang melalui sektor pendidikan. BAZNAS mewujudkan komitmen tersebut dengan menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Islam Darussalam (UID) Ciamis lewat Program Ciamis Cerdas.

Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UID Ciamis berhasil lolos sebagai penerima manfaat yang akan menerima bantuan biaya pendidikan hingga lulus sarjana. Program beasiswa khusus ini menyasar mahasiswa asli Kabupaten Ciamis yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Musim Kemarau, Satpol PP Ciamis Ingatkan Bahaya Kebakaran Usai 3 Bangunan Ludes Terbakar

Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Ciamis, Amas Muhammad Tamsis, menyebut bantuan ini sebagai investasi sosial jangka panjang. Ia berharap program ini mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang memiliki kepekaan tinggi terhadap gerakan zakat.

“Melalui program ini kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk berbagi dan menjadi bagian dari penguatan budaya zakat di Kabupaten Ciamis,” ujar Amas di Kantor BAZNAS Ciamis, Kamis (16/07/2026).

Amas menjelaskan bahwa Program Ciamis Cerdas merupakan satu dari lima program kerja unggulan BAZNAS Ciamis dalam mendayagunakan zakat. Selain fokus pada sektor pendidikan, BAZNAS juga menjalankan Program Ciamis Sejahtera untuk pemberdayaan ekonomi, Ciamis Sehat pada bidang kesehatan, Ciamis Agamis guna mendukung syiar Islam, serta Ciamis Peduli yang bergerak aktif menyasar isu sosial dan kemanusiaan.

Program beasiswa sarjana ini lahir dari sinergi erat antara BAZNAS Ciamis dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UID Ciamis. Pada tahap awal ini, proses penghimpunan zakat di lingkungan kampus baru berjalan melalui FEBI, sehingga mahasiswa dari Program Studi Ekonomi Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah mendominasi daftar penerima manfaat.

Proses Seleksi Ketat

Pihak kampus menetapkan nama-nama penerima manfaat melalui proses seleksi ketat. Prosesnya mengacu pada standar kriteria kemiskinan yang telah ditentukan oleh BAZNAS. Seluruh mahasiswa terpilih merupakan warga lokal Ciamis yang memang sangat membutuhkan bantuan finansial.

Setiap mahasiswa akan mendapatkan sokongan dana pendidikan penuh hingga semester delapan. Nilai bantuan tersebut menyesuaikan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada masing-masing semester berjalan.

Selain menerima bantuan biaya kuliah, para penerima beasiswa wajib mengikuti pembinaan kepribadian secara berkala. BAZNAS menargetkan para penerima manfaat ini tumbuh menjadi Duta Zakat yang mampu mengedukasi publik mengenai urgensi zakat, infak, dan sedekah.

Amas menaruh harapan besar agar para mahasiswa penerima bantuan dana zakat ini kelak bisa mentransformasikan diri menjadi pembayar zakat (muzaki) pada masa depan.

“Harapan kami, setelah lulus mereka tidak hanya sukses dalam karier. Tetapi juga memiliki komitmen untuk mengajak masyarakat berzakat, berinfak, dan bersedekah. Dengan begitu, manfaat zakat akan terus berputar dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.

Melalui penerapan konsep edukasi berkelanjutan tersebut, BAZNAS Kabupaten Ciamis optimis Program Ciamis Cerdas sanggup memperkokoh ekosistem zakat daerah. Kehadiran generasi muda yang memahami esensi kepedulian sosial ini nantinya akan menjadi motor penggerak utama. Tentunya dalam memperluas manfaat zakat demi memajukan mutu pendidikan dan kesejahteraan warga Ciamis.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru