BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperluas upaya pelestarian lingkungan melalui pembangunan hutan kota yang merambah ke berbagai wilayah. Program strategis tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam mendongkrak luasan ruang terbuka hijau sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup bagi masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, pemerintah daerah terus menggenjot pengembangan hutan kota secara bertahap di seluruh kecamatan. Hingga pertengahan tahun 2026, jajaran pemkab telah menanam ribuan pohon sebagai bentuk komitmen kuat dalam menciptakan kawasan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Baca Juga: Kepala Disdik Bekasi Tegaskan MPLS 2026 Harus Bebas Kekerasan dan Perpeloncoan
Berdasarkan data resmi, pihak pemkab telah menanam sebanyak 45.152 pohon pada kawasan hutan kota yang membentang seluas 156,44 hektare. Seluruh area hijau tersebut menempati 40 kecamatan di Kabupaten Bogor sebagai wujud investasi lingkungan untuk masa depan.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan kembali komitmen tersebut saat mengikuti kegiatan olahraga bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor pada Selasa (14/7/2026). Dalam kesempatan itu, mereka memadukan olahraga dengan aksi bebersih serta perawatan Hutan Kota Pakansari. Rudy menilai pembangunan hutan kota bukan sekadar aktivitas penghijauan seremonial, melainkan langkah jangka panjang demi mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi berikutnya.
“Pagi ini kita berolahraga sekaligus melaksanakan aksi bebersih dan merawat Hutan Kota Pakansari, menjaga ruang hijau yang menjadi sumber kehidupan bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Rudy.
Strategi Pemkab Bogor Memperluas Ruang Terbuka Hijau
Rudy mengungkapkan rasa syukurnya karena Hutan Kota Pakansari yang mereka tanami sekitar delapan bulan lalu kini menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Kawasan tersebut perlahan berubah menjadi paru-paru hijau yang menyumbang manfaat besar bagi kualitas udara sekaligus menjaga kelestarian ekosistem sekitar.
“Alhamdulillah, kawasan yang kita tanami sekitar delapan bulan lalu kini mulai tumbuh menjadi hutan kota yang hijau. Ini menjadi bukti bahwa apa yang kita tanam hari ini akan memberikan manfaat besar di masa depan,” katanya penuh syukur.
Menurut Rudy, pembangunan hutan kota masuk dalam strategi utama Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperluas ruang terbuka hijau. Selain menjaga keseimbangan ekosistem, langkah ini juga memperkuat upaya mitigasi dampak perubahan iklim global.
Ajak Elemen Masyarakat Bahu-Membahu Rawat Pohon
Hingga pertengahan tahun 2026, program pembangunan hutan kota telah menyentuh seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor. Dengan total luas mencapai 156,44 hektare dan tabungan 45.152 pohon, kawasan ini memikul harapan besar untuk menjadi penyangga kualitas lingkungan sekaligus menciptakan kawasan perkotaan yang lebih sejuk dan nyaman.
Meski demikian, Rudy mengingatkan bahwa keberhasilan program penghijauan tidak melulu bersandar pada proses penanaman awal. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memegang peran yang sangat krusial dalam menjaga dan merawat pohon-pohon tersebut agar publik dapat memetik manfaatnya dalam jangka panjang.
“Mari kita jaga, rawat, dan lestarikan bersama. Karena setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah warisan untuk masa depan. Dengan harapan menghadirkan udara yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tegas Rudy.
Ia berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam terus bertumbuh subur. Dengan begitu, keberadaan hutan kota tidak sekadar menjadi ruang terbuka hijau biasa. Melainkan menjelma sebagai simbol sinergi manis antara pemerintah dan warga dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.
(Jungga)



