PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kecelakaan lalu lintas maut kembali menelan korban jiwa di wilayah hukum Kabupaten Pangandaran. Seorang remaja perempuan berusia 13 tahun mengembuskan napas terakhirnya usai dua unit sepeda motor terlibat tabrakan hebat.
Insiden berdarah tersebut membabi buta di Jalan Nasional Pangandaran, tepatnya di Blok Patinggen 1, Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 19.20 WIB. Lokasi tabrakan maut ini berada tepat di depan markas Polsek Padaherang.
Baca Juga: Sudah Dibangun Rp600 Juta, IPAL di Pantai Barat Pangandaran Ternyata Belum Berfungsi
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Naingimah (13), seorang warga RT/RW setempat asal Sindangratu, Desa Karangpawitan. Saat kejadian nahas itu berlangsung, sang ayah, Hamdani (51), tengah membonceng korban menggunakan sepeda motor Yamaha Aerox dengan nomor polisi Z 3688 WR.
Laju motor mereka mendadak membentur sepeda motor Honda Vario bernomor polisi Z 6762 yang dikemudikan oleh Aulna (22), warga Desa Paledah, Kecamatan Padaherang.
Anggota Polsek Padaherang, KA SPKT Aiptu Kukun S.H., membeberkan kronologi awal berdasarkan hasil pengumpulan keterangan saksi di lokasi kejadian. Ia menduga pengendara Honda Vario memotong jalur karena hendak menyeberang dan berputar arah menuju Pangandaran.
“Dugaannya pengendara Vario hendak putar balik setelah membeli nasi goreng. Pada saat bersamaan datang Yamaha Aerox dari arah Pangandaran menuju Banjar sehingga tabrakan tidak dapat terhindar,” urai Aiptu Kukundi, Senin malam.
Benturan Keras Akibatkan Cedera Kepala Berat
Saking kerasnya hantaman, benturan hebat langsung mengenai bagian tengah bodi sepeda motor Honda Vario. Efek domino dari tabrakan tersebut melempar tubuh Naingimah ke permukaan jalan hingga mengalami luka robek dan cedera parah pada bagian kepala.
“Korban meninggal dunia di Puskesmas Padaherang akibat cedera berat di bagian kepala setelah terbentur aspal di lokasi TKP,” jelas Kukun.
Sementara itu, Hamdani dan pengendara Honda Vario selamat dari maut. Keduanya hanya mengalami luka-luka ringan dan petugas langsung mengevakuasi mereka ke Puskesmas Padaherang guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Tragedi Senin malam ini langsung menyedot perhatian ratusan warga sekitar. Kemudian juga menarik perhatian para pengguna jalan yang tengah melintasi jalur nadi nasional tersebut. Sejumlah personel Polsek Padaherang bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi.
Para petugas sigap mengevakuasi para korban, mengurai kemacetan arus lalu lintas agar kembali normal. Serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara maraton. Tim kepolisian yang turun tangan menangani kasus ini meliputi Aiptu Kukun S.H., Bripka Jaja Setia, Bripka Yudi Yanto, dan Brigadir Kurnia.
Hingga berita ini naik terbit, jajaran penyidik Polsek Padaherang masih menahan kedua kendaraan yang ringsek tersebut di halaman Mapolsek sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut.
(Sajidin)



