TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 tingkat Kota dengan menggelar Apel Gabungan. Kegiatan tersebut berlangsung semarak di halaman Balai Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1, Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (6/7/2026).
Pemandangan apel kali ini menyuguhkan suasana berbeda dari biasanya. Kaum hawa mendominasi barisan peserta dengan mengenakan seragam batik nan anggun serta memancarkan aura ceria. Penampilan apik Grup Angklung Sekolah Lansia PWRI Santun Kota Tasikmalaya pimpinan Rahmat Kurnia makin menambah kemeriahan acara.
Baca Juga: Harganas 2026, Ketua TP-PKK Tasikmalaya Ingatkan Orang Tua Jangan Sampai Kalah dari Gadget
Pemkot Tasikmalaya menjadikan peringatan Harganas ini sebagai momentum sakral untuk merefleksikan kehidupan. Mereka ingin menggugah kesadaran publik mengenai pentingnya kontribusi keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya perubahan zaman.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang bertindak sebagai pembina apel gabungan, menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi kuat dan pilar utama bangsa. Keluarga juga memegang kunci utama untuk membentengi generasi muda dari ancaman bencana moral.
Ia mengingatkan bahwa saat ini dunia sedang menghadapi era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Gejolak perubahan cepat, ketidakpastian, kerumitan masalah, hingga disrupsi teknologi kini bisa menembus masuk ke dalam rumah lewat gawai.
“Jika institusi keluarga kita rapuh, maka arus zaman ini akan menggilas masa depan anak-anak kita dan memecah keharmonisan. Ketangguhan keluarga bukan pilihan, tapi keharusan mutlak yang harus dipertahankan,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan, Senin (6/7/2026).
Soroti Ancaman Nyata Bencana Moral Remaja
Viman menuturkan, tantangan keluarga saat ini sudah bergeser dan tidak lagi sebatas pada pemenuhan kebutuhan ekonomi. Pergeseran nilai, ancaman siber, hingga pengaruh buruk media sosial kini menjadi ujian baru yang berat bagi para orang tua dalam menerapkan pola asuh anak.
“Di hadapan kita, terlihat perilaku generasi muda saat ini berada pada nadir yang sangat mencemaskan; bullying, tawuran pelajar, geng motor, pergaulan seks bebas yang memicu kehamilan di luar nikah dan aborsi yang telah merusak masa depan biologis dan psikologis anak-anak, narkoba, dan ini telah terjadi bencana moral,” ujar Viman Alfarizi.
Ia juga menyinggung peluang langka berupa Bonus Demografi yang sedang Indonesia persiapkan. Momentum ini menempatkan jumlah penduduk usia produktif jauh lebih besar daripada usia non-produktif sebagai jembatan emas menuju Indonesia Emas 2045.
Namun, ia memperingatkan bahwa bonus demografi ini justru bisa berubah menjadi bencana besar jika pemerintah dan masyarakat tidak mengiringinya dengan peningkatan ketahanan moral, akhlak, serta kualitas SDM. Ia menyebut kuncinya berada pada tiga pilar utama: Kesehatan, Pendidikan Karakter, dan Ketahanan Mental.
“Peran krusial keluarga lah yang mampu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Kuatkan karakter di rumah tangga karena di keluarga lah sebagai madrasah pertama. Dan jadikan keluarga sebagai pelabuhan emosional agar anak tumbuh resilien,” paparnya.
Oleh karena itu, Viman Alfarizi mengingatkan pentingnya kehadiran figur ayah dalam membentuk moral dan karakter anak. Keterlibatan aktif seorang ayah dalam pengasuhan menjadi faktor penentu kestabilan emosi anak. Ia juga mengimbau orang tua untuk membatasi durasi menatap layar (screen time) pada anak demi mengembalikan kehangatan komunikasi di dalam rumah.
Apresiasi ASN
Usai memimpin apel gabungan, Wali Kota Viman menyerahkan sejumlah apresiasi penting. Ia melepas 28 ASN Pemkot Tasikmalaya yang memasuki masa purna bakti terhitung mulai 1 Juli 2026 seraya mendoakan agar mereka tetap menjadi teladan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia membagikan SK Kenaikan Pangkat periode 1 Juli 2026 kepada 36 ASN sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi dan kinerja mereka.
Wali Kota juga memberikan ucapan selamat kepada PWRI Kota Tasikmalaya, khususnya Sekolah Lansia PWRI Santun, yang sukses menyabet Juara I Lomba Angklung tingkat Provinsi Jawa Barat dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional 2026.
(Seda)



