BEKASI, FOKUSJabar.id: Peluang Stadion Wibawa Mukti di Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar) menjadi markas baru Adhyaksa FC pada kompetisi Liga 1 musim 2026/2027 semakin terbuka.
Hal itu di tandai dengan kunjungan lapangan yang di lakukan jajaran Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk meninjau langsung kondisi stadion.
BACA JUGA:
Pemkab Bekasi Buka Ruang Kolaborasi bagi Mahasiswa dalam Konfercab VII PMII
Peninjauan tersebut di pimpin oleh Plt Wakil Jaksa Agung RI, Asep Nana Mulyana di dampingi Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja serta Sekretaris Daerah.
Kunjungan tersebut untuk mengevaluasi kesiapan stadion beserta fasilitas pendukung sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan lokasi kandang Adhyaksa FC.
Selain meninjau kondisi lapangan utama, rombongan juga memeriksa berbagai sarana penunjang yang menjadi bagian dari persyaratan klub profesional untuk mengikuti kompetisi Liga 1.
Demikian di katakan Plt Wakil Jaksa Agung RI, Asep Nana Mulyana. Kunjungan lapangan di lakukan untuk melihat secara langsung kesiapan Stadion Wibawa Mukti beserta fasilitas pendukung yang di butuhkan klub profesional.
Ia menjelaskan, peninjauan tidak hanya di fokuskan pada kualitas lapangan pertandingan. Tetapi juga mencakup berbagai fasilitas lain yang harus tersedia. Seperti mes pemain, tempat ofisial hingga sarana akomodasi yang menjadi bagian dari standar penyelenggaraan kompetisi.
BACA JUGA:
Pemkab Bekasi Terapkan Program 1 RW 1 Bank Sampah untuk Kurangi Sampah Rumah Tangga
“Kami melihat fasilitas lapangan cukup memadai. Kemudian kami juga meninjau fasilitas pendukung lainnya. Termasuk kebutuhan mes pemain dan ofisial yang harus memenuhi standar kompetisi,” katanya.
Menurut Asep Nana, hasil dari kunjungan tersebut nantinya akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat pengurus sebelum keputusan akhir mengenai lokasi home base Adhyaksa FC di tetapkan.
“Kunjungan ini akan memberikan gambaran bagi kami untuk menentukan langkah selanjutnya. Karena setelah ini akan kami bawa ke rapat pengurus,” ujarnya.
Secara umum, ia menilai kondisi Stadion Wibawa Mukti sudah cukup baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah bagian yang memerlukan perbaikan karena stadion sempat lama tidak di gunakan serta mengalami dampak akibat bencana puting beliung.
“Secara umum bagus, walaupun di beberapa bagian masih perlu di benahi karena stadion ini cukup lama tidak di gunakan dan sempat terdampak puting beliung,” katanya.
Asep Nana menekankan pentingnya pengelolaan stadion secara profesional agar aset olahraga tersebut dapat di manfaatkan secara optimal.
Menurutnya, keberadaan klub sepak bola di suatu daerah juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Sepak bola tidak hanya soal olahraga. Tetapi juga memiliki dampak bagi UMKM, masyarakat sekitar dan pemerintah daerah. Sehingga dapat memberikan manfaat bersama,” ucapnya.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengaptesiasi atas kunjungan jajaran Persaja yang sedang mempertimbangkan Stadion Wibawa Mukti sebagai kandang baru Adhyaksa FC untuk menghadapi Liga 1 musim depan.
Ia berharap, hasil peninjauan tersebut memberikan kesan positif. Sehingga Stadion Wibawa Mukti dapat di percaya menjadi markas Adhyaksa FC pada musim kompetisi mendatang.
“Mudah-mudahan Stadion Wibawa Mukti dapat terpilih. Tentu ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bekasi apabila stadion ini di percaya menjadi home base Adhyaksa FC,” katanya.
Asep Surya Atmaja juga memaparkan perkembangan renovasi Stadion Wibawa Mukti. Menurutnya, proses pembenahan masih terus berlangsung dan di targetkan selesai pada September 2026.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, progres renovasi saat ini telah mencapai sekitar 76 persen dan di targetkan selesai sebelum September. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat di selesaikan tepat waktu,” ujarnya.
(Jingga Sonjaya)



