spot_imgspot_img
Kamis 2 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Ciamis Salurkan Air Bersih untuk 429 Warga Desa Kawasen

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyelamatkan ratusan warga Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pihak pemerintah daerah menyalurkan bantuan air bersih menyusul kepungan musim kemarau yang mulai memicu krisis air untuk kebutuhan rumah tangga.

Kepala BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan bahwa petugasnya telah menerjunkan armada tangki air ke lokasi terdampak untuk membantu warga di dua rukun tetangga (RT).

Baca Juga: OJK Tasikmalaya Edukasi Mahasiswa Unigal Ciamis soal Investasi Legal dan Pasar Moda

“Sumur-sumur milik warga saat ini sudah mulai mengalami kekeringan. Sehingga pasokan air untuk kebutuhan harian masyarakat berkurang drastis,” kata Ani Supiani, Kamis (2/7/2026).

Krisis Air Landa 429 Jiwa dalam Satu Dusun

Ani merinci, dampak kekeringan di Dusun Panamun Desa Kawasen ini mengancam hajat hidup ratusan jiwa yang tersebar dalam dua RT dan satu RW.

Berdasarkan data pendataan di lapangan, wilayah terdampak meliputi RT 26 dengan jumlah 242 jiwa, serta RT 27 yang mengayomi 187 jiwa. Dengan demikian, total warga yang sangat bergantung pada pasokan air tangki BPJS ini mencapai 429 jiwa.

Prediksi Kemarau Panjang: BPBD Minta Warga Hemat Air dan Cari Mata Air Baru

Mengingat estimasi musim kemarau tahun 2026 ini berpotensi berlangsung cukup panjang, Ani mengeluarkan imbauan keras agar masyarakat mulai mengubah pola konsumsi air harian. Pihak BPBD meminta warga menghemat penggunaan air. Terlebih aktif mencari titik-titik mata air alternatif yang masih mengalir di sekitar wilayah mereka.

“Kami mengimbau warga masyarakat untuk menggunakan air sehemat mungkin sesuai dengan keperluan pokok masing-masing,” jelas Ani.

Selain itu, Ani membuka ruang bagi wilayah lain di Kabupaten Ciamis yang mulai mengalami kesulitan serupa. Pihak Pemkab Ciamis meminta pengurus pemerintah desa setempat segera mengajukan surat permohonan bantuan air bersih resmi sesuai mekanisme yang berlaku. BPBD berjanji akan langsung menindaklanjuti setiap laporan masuk sesuai dengan kapasitas armada dan ketersediaan logistik yang ada.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru