PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Nongkrong di Alun-alun Parigi atau upload sunset di Pantai Batukaras kini tak perlu boros kuota lagi karena Pemkab Pangandaran Jawa Barat (Jabar), resmi meluncurkan layanan WiFi Publik gratis di 6 titik strategis
WiFi Publik gratis Pemkab Pangandaran mulai berlaku Kamis (2/7/2026).
BACA JUGA:
Tak Banyak yang Tahu, Kadis Disdikpora Pangandaran Pernah Nyaris Berseragam Persib
Program ini di garap Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian atau Diskominfo Pangandaran sebagai langkah memperluas akses digital dan mendorong ekonomi kreatif di daerah wisata.
Kepala Diskominfo Pangandaran, Tonton Guntari memastikan seluruh titik sudah bisa langsung di gunakan masyarakat dan wisatawan.
“Enam lokasi yang sudah aktif WiFi Publik gratis, UMKM Alun-alun Parigi, Pasar Gimbal Mangunjaya, Masjid Al-Jabbar Kalipucang, Taman Sunset Pangandaran, Pantai Batukaras dan Pantai Madasari,” kata Tonton.
”Cukup hubungkan smartphone, tablet atau laptop ke jaringan WiFi Publik yang tersedia. Tanpa biaya, tanpa registrasi ribet,” tambahnya.
Tonton menyebut, WiFi gratis ini punya dampak multisektoral.
“Bagi sektor ekonomi, fasilitas ini sangat mendukung pelaku UMKM untuk jualan online, memperluas promosi serta memudahkan transaksi digital,” katanya.
Untuk pelajar dan mahasiswa, WiFi ini bisa di pakai belajar atau kerja dengan gaya Work From Anywhere atau WFA.
“Sementara untuk pariwisata, wisatawan bisa langsung unggah keseruan secara real-time. Itu promosi gratis bagi destinasi wisata Pangandaran,” ujarnya.
Kepala Bidang Aptikasan Diskominfo Pangandaran, Galih Avomegi menjelaskan, 6 titik itu tidak asal pilih.
“Kami merujuk pada regulasi pusat. Area krusial seperti fasilitas umum, sentra ekonomi dan pariwisata unggulan harus ter-cover jaringan stabil,” katanya.
BACA JUGA:
SMKN 1 Pangandaran Resmi Jadi SMK Maung, Nilai di Bawah 80 Gugur
Langkah ini mengacu pada Surat Edaran Kemendagri Nomor 500.8.7/4586/Bangda, PP No46 Tahun 2021 dan Permendagri No15 Tahun 2024 tentang fasilitasi internet di ruang publik.
Ke depan, cakupannya akan di perluas. Hal ini sejalan dengan arahan pusat soal penanganan blankspot sampai tingkat desa.
”Kami akan terus evaluasi dan tambah titik penting lainnya di Pangandaran,” jelas Galih.
Program WiFi Publik ini merupakan bagian dari Asta Cita ke-3 pemerintah untuk mendorong kewirausahaan, industri kreatif dan pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, program Ini juga selaras dengan RPJMN 2025-2029 yang menjadikan transformasi digital sebagai prioritas.
“Target kami, literasi digital naik, UMKM maju dan daya saing pariwisata Pangandaran makin kuat di era digital,” kata Tonton. \\
(Sajidin)



