spot_imgspot_img
Kamis 2 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

99 Mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar Ikut Program KKN

BANJAR, FOKUSJabar.id: Sedikitnya 99 mahasiswa semester VI STISIP Bina Putera Banjar resmi mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026.

Program pengabdian masyarakat tersebut mengusung tema “Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Potensi Desa” dengan lokasi KKN di empat kecamatan.

BACA JUGA:

HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Banjar Bagikan Traktor Gratis Demi Pacu Ketahanan Pangan

Pelepasan peserta KKN Bina Putera Banjar di hadiri jajaran civitas akademika serta Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, Kamis (2/7/2026) di Pendopo.

Ketua STISIP Bina Putera Banjar, Tina Cahya Mulyatin mengatakan, peserta KKN berasal dari dua program studi. Yakni, Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Bisnis.

Seluruhnya merupakan mahasiswa semester VI yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama program KKN berlangsung.

“Hari ini kami melepas 99 peserta KKN dari dua program studi,” ujarnya.

Menurut Tina, pelaksanaan KKN 2026 memiliki perbedaan di bandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya mahasiswa di terjunkan ke wilayah Kabupaten Ciamis, kali ini seluruh peserta di tempatkan di Kota Banjar sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan daerah.

“Kami ingin menyinkronkan program KKN dengan program Pemerintah Kota Banjar. STISIP Bina Putera Banjar ingin berkontribusi terhadap perkembangan Kota Banjar. Khususnya dalam bidang ekonomi, dengan menggali berbagai potensi yang di miliki desa,” katanya.

Ia menjelaskan, penentuan tujuh desa lokasi KKN di lakukan setelah pihak kampus melakukan kajian terhadap program prioritas Pemerintah Kota Banjar. Terutama yang di susun oleh Bappelitbangda dan perangkat daerah terkait.

Selain melihat potensi desa, penempatan mahasiswa juga di  sesuaikan dengan kebutuhan pembangunan yang sedang di jalankan pemerintah.

“Kami melihat potensi desa sekaligus menyelaraskannya dengan program-program pemerintah. Harapannya, mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan membantu mendorong pengembangan ekonomi lokal,” jelasnya.

Tina berharap, kolaborasi antara STISIP Bina Putera Banjar dan Pemerintah Kota dapat terus berlanjut. Sehingga program KKN menjadi agenda berkelanjutan.

BACA JUGA:

Perumda Tirta Anom Umumkan Gangguan Air, Ini Penyebab dan Imbauannya

“Kalau kerja sama ini berjalan baik, kami berharap program KKN dapat terus berlanjut. Tahun ini fokus pada pengembangan ekonomi desa. Dan tahun berikutnya bisa di kembangkan ke bidang sosial, budaya maupun tema lainnya yang tetap berkesinambungan di desa yang sama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterbatasan jumlah peserta membuat kampus belum dapat menjangkau seluruh desa dan kelurahan di Kota Banjar.

“Dengan jumlah peserta 99 orang, tentu kami belum bisa mencakup seluruh desa dan kelurahan. Karena itu kami menentukan lokasi berdasarkan skala prioritas sesuai program pembangunan daerah. Ke depan, apabila program ini berjalan sukses, bukan tidak mungkin cakupan desa akan di perluas,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Banjar, Supriana mengapresiasi sinergi yang di bangun STISIP Bina Putera Banjar melalui program KKN yang selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Mahasiswa KKN di harapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik. Tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Potensi yang di miliki setiap desa perlu di gali dan di kembangkan agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendukung program pembangunan Pemerintah Kota Banjar,” ujar Supriana.

Ia berharap, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah terus di perkuat. Sehingga hasil pengabdian mahasiswa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kamiingin sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini terus berlanjut. Sehingga manfaatnya benar-benar di rasakan oleh masyarakat,” katanya.

Kehadiran mahasiswa di desa di harapkan mampu melahirkan inovasi serta mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

(Agus Purwadi)

spot_img

Berita Terbaru