spot_imgspot_img
Minggu 28 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Holil Aksan Umarzen Jaga Marwah Perjuangan Garut Utara

GARUT, FOKUSJabar.id: Ketum PM Gatra, Holil Aksan Umarzen menegaskan, perjuangan pembentukan Kabupaten Garut Utara bukan sekadar menghadirkan daerah otonom baru. Tetapi juga menyiapkan kepemimpinan yang berintegritas, pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang berpihak kepada rakyat.

Oleh karena itu, pembahasannya tidak seharusnya di mulai dari pertanyaan “siapa yang akan menjadi Bupati.” Tetapi pemimpin seperti apa yang di butuhkan Garut Utara?.”

BACA JUGA:

Sekolah Sungai Cimanuk Bantu 92 Siswa Kurang Mampu, Bupati Garut Kemana?

Garut Utara butuh pemimpin yang jujur, berintegritas, memiliki kapasitas, pengalaman, visi dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat.

“Jabatan adalah amanah, bukan tujuan dan pengabdian adalah kehormatan, bukan alat mencari kekuasaan,” kata Holil.

Menurutnya, masa awal berdirinya Kabupaten Garut Utara akan menjadi fondasi arah pembangunan, budaya birokrasi dan kualitas pelayanan publik.

Karena itu, pemimpin pertama harus di pilih berdasarkan rekam jejak, kompetensi dan pengabdian, bukan semata popularitas atau kepentingan politik.

“Pemimpin Garut Utara hendaknya lahir melalui proses yang alamiah, karena di terima masyarakat. Ilmiah karena kapasitasnya terukur dan ilahiah karena di landasi kejujuran serta memohon petunjuk Allah SWT,” imbuhnya.

Sejak awal perjuangan, Holil memegang komitmen yang tidak berubah. Dia memperjuangkan Garut Utara tidak untuk memperoleh jabatan atau memanfaatkan perjuangan sebagai jalan menuju kekuasaan.

Tugasnya menjaga marwah perjuangan agar tetap berada dalam koridor konstitusi, etika dan kepentingan masyarakat.

“Siapa yang akan memimpin kelak, biarlah di tentukan melalui mekanisme demokrasi yang sehat,” kata Holil.

BACA JUGA:

Ahmad Bajuri Bicara Tegas Soal Pemekaran Garut Utara

“Mari kita bangun budaya politik yang menempatkan integritas di atas ambisi, kualitas di atas popularitas dan pengabdian di atas kekuasaan. Dengan prinsip itu, Garut Utara tidak hanya lahir sebagai DOB, tetapi juga tumbuh menjadi kabupaten yang maju, berwibawa, dan menyejahterakan masyarakat,” Holil menambahkan.

Membangun masa depan dengan kepemimpinan yang berintegritas, pemerintahan yang profesional dan pengabdian yang tulus bagi seluruh masyarakat Garut Utara.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru