DEPOK,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) menggelar Festival Heritage Depok Lama untuk pertama kalinya pada akhir pekan ini. Pergelaran budaya yang unik ini bertepatan dengan momentum peringatan sejarah 312 tahun Kaoem Depok, sekaligus menjadi langkah nyata dalam melestarikan warisan tradisi dam kesenian, terlebih nilai inklusivitas di kawasan Depok Lama.
Selama dua hari berturut-turut, festival ini menyajikan beragam aktivitas menarik dari pagi hingga malam hari. Pengunjung dapat menikmati panggung hiburan, kemudian juga berburu kuliner legendaris bernuansa sejarah, serta menjelajahi ruang edukasi interaktif. Kemudian salah satu agenda monumental dalam festival ini adalah peresmian Historical Studio atau museum mini di Sekretariat YLCC sebagai pusat studi sejarah lokal.
“Kami mengemas festival ini sebagai ruang publik yang kemudian mempertemukan hiburan modern dengan edukasi sejarah. Kehadiran Parade Depok Lama 12 Marga yang melibatkan keturunan langsung para leluhur kawasan ini menjadi daya tarik utama yang paling dinantikan,” jelas panitia penyelenggara dalam rilis resmi, Jumat (26/6/2026).
Padukan Musik Tradisional, Tembang Kenangan, Hingga Panggung Dangdut DJ Koplo
Panitia merancang panggung hiburan secara apik dengan mengombinasikan kesenian tradisional Sunda, musik era klasik, hingga musik modern kesukaan generasi muda. Pada hari pertama, festival berpusat di sebagian Jalan Pemuda, mulai dari depan Jalan Mawar hingga area SMP Kasih. Pengunjung dapat menikmati penampilan Band lokal, Ipank Hore-Hore, pertunjukan Street Gospel, sesi Tembang Kenangan, hingga pesta penutup berirama DJ Koplo.
Memasuki hari kedua, panitia memindahkan pusat kegiatan ke kawasan GPIB Immanuel dan Lapangan YLCC dengan fokus pada acara ramah keluarga (family-friendly).
Agenda hari kedua meliputi ramah tamah di teras museum, bazar produk DKUM dan Dekranasda, serta berbagai kompetisi kreatif anak. Anak-anak usia 6–9 tahun dapat menyalurkan bakat lewat lomba mewarnai, sementara kategori remaja dan umum dapat berkompetisi dalam ajang Fashion Show bertema European Style (Busana Gaya Eropa).
Rundown & Matriks Jadwal Rangkaian Acara Festival Heritage Depok Lama 2026
Berikut adalah tabel ringkasan susunan acara komprehensif selama dua hari pelaksanaan festival:
Hari Kesatu: Sabtu, 27 Juni 2026 (Lokasi: Jalan Pemuda / Depan Jl. Mawar s.d. SMP Kasih)
| Alokasi Waktu (WIB) | Agenda & Jenis Aktivitas Panggung (100% Aktif) | Target Sasaran & Output Kegiatan |
| 07.00 – 07.30 | Panitia melaksanakan persiapan akhir arena festival. | Memastikan kesiapan infrastruktur panggung. |
| 07.30 – 09.05 | Wali Kota meresmikan secara simbolis Heritage Depok Lama. | Membuka akses area pameran kepada publik. |
| 09.05 – 09.20 | Keluarga besar memeriahkan HUT Ke-312 Kaoem Depok. | Meneguhkan nilai sejarah komunitas lokal. |
| 09.20 – 09.50 | Pengunjung dan tokoh adat menikmati makan pagi bersama. | Mempererat tali silaturahmi antarwarga. |
| 09.50 – 10.00 | Seniman lokal menampilkan Festival Depok Lama Art. | Memamerkan karya seni rupa komunitas. |
| 10.00 – 12.45 | Panitia memberlakukan jeda istirahat siang. | Sterilisasi dan pengecekan berkala perangkat suara. |
| 12.45 – 13.55 | Sejarawan memandu Sesi 1: Depok Lama Story. | Mengedukasi pengunjung tentang asal-usul kota. |
| 13.55 – 14.40 | Panitia memberlakukan jeda istirahat sore. | Mempersiapkan instrumen musik pengisi acara. |
| 14.40 – 16.00 | Grup musik menghibur warga lewat Band dan Ipank Hore-Hore. | Membakar semangat penonton di area outdoor. |
| 16.00 – 17.30 | Keturunan asli mementaskan Parade Depok Lama 12 Marga. | Menampilkan parade busana adat dan silsilah. |
| 17.30 – 19.30 | Tim paduan suara menggelar Sesi 2: Street Gospel. | Menyajikan harmoni musik religi bernilai historis. |
| 19.30 – 21.10 | Musisi senior membawakan Sesi 3: Tembang Kenangan. | Mengajak audiens bernostalgia dengan lagu lawas. |
| 21.10 – 22.20 | Personel musik memutar Sesi 4: After Party (DJ Koplo). | Menghibur generasi muda lewat aransemen modern. |
| 22.20 – 22.35 | Pembawa acara memimpin prosesi penutupan hari pertama. | Menuntaskan rangkaian festival hari Sabtu. |
Hari Kedua: Minggu, 28 Juni 2026 (Lokasi: GPIB Immanuel dan Lapangan YLCC)
| Alokasi Waktu (WIB) | Agenda & Jenis Aktivitas Panggung (100% Aktif) | Target Sasaran & Output Kegiatan |
| 11.00 – 14.00 | Pengunjung mengikuti Ramah Tamah di Teras Studio Sejarah. | Menyantap kudapan (snack time) kemudian Live Music. |
| Rangkaian Paralel | Pelaku usaha menggelar Mini Bazaar UMKM & Dekranasda. | Menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal Depok. |
| 14.05 – 15.05 | Peserta melakukan daftar ulang lomba kreatif anak. | Memvalidasi kuota kompetisi mewarnai & fashion. |
| 15.05 – 16.05 | Anak-anak mengikuti Lomba Mewarnai Tingkat Dasar. | Membina kreativitas anak usia 6–9 tahun. |
| 16.05 – 17.05 | Model memperagakan Lomba Fashion Show European Style. | Menampilkan keanggunan busana klasik Eropa. |
| 17.05 – 17.25 | Dewan juri menyerahkan penghargaan (Awarding Session). | Mengapresiasi para pemenang lomba festival. |
(Jingga Sonjaya)



