TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Jajaran Bareskrim Polri mengutus tim penilai khusus untuk meninjau langsung Kampung Tangguh Bebas Narkoba di Jalan Babakan Payung, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.
Hasil kerja keras Polres Tasikmalaya Kota beserta warga setempat sukses mengantarkan kampung ini lolos seleksi sebagai satu-satunya perwakilan Provinsi Jawa Barat yang melaju ke kompetisi tingkat nasional.
Baca Juga: TNI Ubah Wajah Desa Jahiang Tasikmalaya, Jalan Baru Siap Dongkrak Ekonomi Warga
Tim penilai dari Mabes Polri tersebut berisikan empat perwira dan ahli, yakni Kombes Pol Raymundus Andhi selaku ketua tim, beranggotakan AKBP Wendy Yopie, IPDA Gita Apriyani, serta Fernando.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, bersama Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, menyambut langsung kedatangan tim tersebut bersama para relawan anti-narkoba, Jumat (26/6/2026).
“Kami menyambut gembira penilaian nasional ini. Momentum ini bukan sekadar acara seremonial belaka. Namun langkah strategis pemerintah daerah beserta kepolisian untuk mengasah kewaspadaan kolektif masyarakat dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika. Khususnya pada kalangan generasi muda di Kota Tasikmalaya,” ujar Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Jumat (26/6/2026).
Bandar Incar Gen Z, Polres Tasikmalaya Kota Bentengi Akar Rumput Lewat Edukasi Massal
Prosesi penyambutan tim Mabes Polri berlangsung meriah lewat suguhan tarian adat Lengser Sunda. Wali Kota Viman bersama AKBP Andi Purwanto juga mengalungkan kain batik khas Tasikmalaya sebagai lambang kehormatan. Viman menegaskan, kehadiran Kampung Tangguh ini mengemban misi utama. Yakni sebagai benteng pertahanan lini pertama yang melindungi masa depan anak muda hingga tingkat akar rumput.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, menjelaskan bahwa seluruh elemen Forkopimda serta warga menyokong penuh operasional Kampung Tangguh ini hingga meraih nominasi nasional. Andi memaparkan, angka peredaran narkotika di wilayah hukumnya menunjukkan tren penurunan yang positif berkat keaktifan warga melakukan deteksi dini.
Meski angka kasus melandai, kepolisian berkomitmen tidak akan mengendurkan intensitas razia maupun operasi penindakan di lapangan. Menurut Andi, para bandar narkoba saat ini gencar membidik Generasi Z (Gen Z) sebagai target pasar utama mereka.
Oleh karena itu, sinergi Kampung Tangguh ini memposisikan warga setempat sebagai garda terdepan. Bertujuan untuk memutus mata rantai pasokan barang haram di lingkungan tempat tinggal mereka.
(Seda)



