spot_imgspot_img
Kamis 25 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Razia Tengah Malam di Lapas Ciamis, Petugas Periksa Kamar Napi dan Gelar Tes Urine Mendadak

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis memperketat pengamanan lingkungan tahanan secara berkala. Petugas tidak boleh sekadar berjaga saat muncul gangguan nyata, melainkan wajib memastikan sterilitas area sepanjang waktu melalui langkah pencegahan yang konsisten.

Ketika aktivitas warga binaan mulai mereda pada malam hari, para petugas Lapas Kelas IIB Ciamis justru melipatgandakan kewaspadaan. Tim pengamanan menggelar razia insidentil menyasar kamar hunian sekaligus melakukan tes urine mendadak sebagai bagian dari komitmen memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Baca Juga: 6 Kades PAW Dilantik Bupati Herdiat

“Kami mengeksekusi razia insidentil pada kamar warga binaan tengah malam tadi. Petugas menggeledah salah satu kamar hunian di Blok B dan langsung menjalankan tes urine terhadap 14 orang perwakilan warga binaan di lokasi,” ungkap Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Kelas IIB Ciamis, Erossyan Freda Adityawan, Kamis (25/6/2026).

Steril dari Senjata Tajam dan Ponsel, Lapas Ciamis Komitmen Bentuk Pondasi Bersih Narkoba

Erossyan memaparkan bahwa proses penggeledahan menyeluruh tersebut membuahkan hasil positif. Petugas lapas tidak menemukan satu pun barang elektronik terlarang seperti ponsel, maupun senjata tajam yang berpotensi memicu konflik antarnapi atau mengganggu keamanan internal lapas.

Selain sterilitas barang fisik, tim medis lapas juga merilis hasil pemeriksaan sampel urine ke-14 warga binaan tersebut. Otoritas memastikan seluruh sampel menunjukkan hasil negatif dari kandungan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif terlarang lainnya.

Menurut manajemen lapas, capaian nihil temuan ini merefleksikan efektivitas dari program pengawasan dan pembinaan mental. Serta deteksi dini yang bergulir secara berkelanjutan.

Lapas Kelas IIB Ciamis berkomitmen penuh mempertahankan lingkungan pemasyarakatan yang aman, kondusif dan tertib. Serta bersih dari peredaran gelap narkoba sebagai pilar utama keberhasilan program pembinaan warga binaan sebelum mereka kembali ke masyarakat.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru