spot_imgspot_img
Jumat 19 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pelayanan PDAM Tirta Sukapura Buruk, Fossma: Saatnya Kota Tasikmalaya Mandiri Air Bersih

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Sukapura kembali menuai sorotan tajam. Aliran air yang sering tersendat dan “byar-pet” membuat ribuan warga di wilayah Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) meradang.

Merespons jeritan konsumen tersebut, Forum Silaturahmi Selasar Masjid Agung (Fossma) gelar diskusi terbuka di Taman Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Sekolah Rakyat Kota Tasikmalaya Bikin Menteri PPPA Terharu, Siswa Bermimpi Jadi Menteri

​Diskusi ini sengaja di inisiasi Fossma sebagai wadah untuk menyuarakan kekecewaan mendalam masyarakat yang mengadu akibat buruknya performa pelayanan PDAM milik Pemkab Tasikmalaya tersebut.

​Ketua Umum Fossma, Dadang Abdul Fatah mengungkapkan, keluhan warga terkait macetnya pasokan air bersih sudah sangat mengkhawatirkan. Ironisnya, mayoritas pelanggan dari perusahaan pelat merah milik kabupaten ini justru merupakan warga kota.

Pelayanan PDAM Tirta Sukapura fokusjabar.id
Fossma gelar diskusi berkaitan dengan pelayanan PDAM Tirta Sukapura yang mengecewakan warga Kota Tasikmalaya

​”Kami mengapresiasi dan menampung berbagai pengaduan dari masyarakat kaitan sering tersendatnya air PDAM di wilayah Kota Tasikmalaya. Padahal, kurang lebih 70 persen penerima manfaat atau konsumen air PAM Sukapura ini adalah warga Kota Tasikmalaya,” ujar Dadang Abdul Fatah.

​’Mengemis’ Air ke Tetangga

​Dadang membeberkan realita pahit yang harus di hadapi warga kota sehari-hari. Volume air yang keluar kerap mengecil, bahkan tak jarang mampet total dalam waktu yang lama. Kondisi ini memaksa warga yang tidak memiliki sumur bor cadangan harus memutar otak demi memenuhi kebutuhan domestik.

BACA JUGA:

Layanan Trombolisis, RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Berhasil Selamatkan Pasien Stroke

​”Masyarakat yang hanya mengandalkan air PAM dan tidak punya sumur cadangan terpaksa harus meminta air ke tetangga yang punya sumur pompa atau menenteng wadah ke masjid-masjid terdekat. Ini jelas sangat menyulitkan aktivitas warga,” tegasnya.

 Evaluasi Kemitraan, Bangun PDAM Sendiri

​Melihat persoalan menahun ini, pihaknya tidak tinggal diam. Mereka melayangkan sejumlah masukan, saran dan solusi strategis yang di tujukan langsung kepada Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Tasikmalaya.

​1. Tingkatkan Pelayanan Maksimal

PDAM Tirta Sukapura di tuntut segera berbenah demi memberikan pelayanan prima yang konsisten dan sebanding dengan kewajiban bayar para pelanggan warga kota.

​2. Evaluasi Total Kerja Sama

Jika pelayanan tak kunjung membaik, Fossma mendesak Pemkot dan DPRD Kota Tasikmalaya melakukan evaluasi komprehensif atas kemitraan ini.

“Masyarakat di rugikan, sementara kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tasikmalaya juga di pertanyakan efektivitasnya. Perlu di buka ke publik, seberapa besar PAD kota yang bersumber dari sini?” kata Dadang.

​3. Dorong Kemandirian (Goodwill Pemkot)

Fossma meminta ada kemauan politik (goodwill) yang kuat dari eksekutif dan legislatif untuk mulai merancang pembangunan PDAM mandiri milik Kota Tasikmalaya. Sehingga tidak lagi bergantung pada aset Kabupaten.

​Lirik Potensi Lokal dan Investor Pusat

​Sebagai solusi konkret, Dadang menyebut Pemkot Tasikmalaya bisa menggandeng pihak ketiga atau investor luar. Terlebih, isu yang beredar menyebutkan sudah banyak investor pusat yang melirik potensi bisnis air bersih di Kota Resik ini.

BACA JUGA:

SK Bupati Jadi Sorotan, Akademisi Minta DPRD Telusuri Akar Pergantian Dewas RSUD KHZ Musthafa

​”Pemkot bisa menggaet investor dengan skema kerja sama sharing profit (bagi hasil) yang saling menguntungkan. Sumber airnya pun bisa di kaji secara ilmiah dari potensi lokal yang ada. Seperti optimalisasi Situ Gede atau wilayah tangkapan air lainnya yang masih masuk teritorial kota,” jelasnya.

​Fossma menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu hajat hidup orang banyak ini.

Mereka menyatakan siap duduk bersama dan berdialog langsung dengan Wali Kota serta DPRD demi merumuskan langkah strategis menuju kemandirian air bersih di Kota Tasikmalaya.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru