GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin bersama Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Bambang Tirtoyuliono meninjau sejumlah lokasi kegiatan usaha pertambangan di Kecamatan Leles, Rabu (3/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, tim gabungan mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional di tiga lokasi pertambangan karena di temukan pelanggaran regulasi.
BACA JUGA:
Bupati Garut Ajak Generasi Muda Implementasikan Nilai Pancasila
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menegaskan, tindakan tersebut merupakan wujud konsistensi pemerintah dalam menegakkan aturan demi menciptakan ketertiban.
Pihaknya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat dalam memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
“Ini lah kolaborasi yang baik. Sehingga ke depan kita lebih intens lagi. Dan yang pasti, kita ingin Garut tetap menjadi wilayah yang hijau, aman dan bikin betah,” ungkap Bupati Garut.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menjelaskan, meski sektor pertambangan memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Namun setiap pelaku usaha wajib mematuhi seluruh ketentuan perundang-undangan yang berlaku, Baik mencakup aspek teknis, sosial-ekonomi hingga lingkungan.
Menurut Bambang, alasan penghentian sementara operasional ketiga lokasi tersebut karena belum memenuhi seluruh persyaratan perizinan serta adanya pelanggaran terhadap kebijakan lokal terkait penggunaan jalan umum.
BACA JUGA:
Hari Lahir Pancasila, SSC Garut Soroti Banyak Anak Putus Sekolah
“Belum juga mematuhi ketentuan, kebijakan lokal bahwasanya tidak boleh menggunakan kendaraan yang melebihi dari daya dukung jalan umum. Baik itu jalan nasional, provinsi maupun jalan kabupaten,” ucapnya.
Dia mengingatkan para pelaku usaha bahwa jalan umum adalah fasilitas milik masyarakat yang harus di rawat bersama.
Tindakan ini di harapkan menjadi peringatan keras bagi seluruh pelaku usaha tambang di Jawa Barat agar lebih disiplin dalam menjalankan operasionalnya.
“Saya berharap ini tidak terulang lagi di Jawa Barat. Terima kasih Pak Bupati sudah mendampingi kami. Kolaborasi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten untuk menjaga keberlangsungan dan keberlanjutan pembangunan,” ungkapnya.
“Kegiatan usaha pertambangan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” Bambang menambahkan.
Langkah ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjaga keberlangsungan pembangunan yang berkelanjutan serta memastikan setiap kegiatan usaha di daerah tetap selaras dengan regulasi yang berlaku.
(Bambang Fouristian)



