spot_imgspot_img
Senin 1 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemerintah Segera Rekrut Ribuan Guru untuk Sekolah Rakyat

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengatakan, kebutuhan tenaga pengajar untuk program Sekolah Rakyat akan di penuhi melalui rekrutmen besar pada 2026.

Pemerintah menargetkan perekrutan 3 ribu guru dan 5 ribu tenaga kependidikan guna mendukung operasional Sekolah Rakyat yang terus bertambah di berbagai daerah.

BACA JUGA:

8.182 SPPG Disanksi BGN

Menurut Yusuf, penambahan tenaga pendidik di lakukan seiring pengembangan jaringan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Saat ini, pemerintah masih melakukan perhitungan kebutuhan tenaga pengajar dan tenaga pendukung sesuai perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan yang sedang di persiapkan.

“Insyaallah tahun ini akan di rekrut lebih dari 3 ribu guru dan 5 ribu tenaga kependidikan,” kata Yusuf di kutip prokalteng.co.

Selain fokus pada pemenuhan SDM pendidikan, pemerintah juga menargetkan peningkatan jumlah peserta didik di Sekolah Rakyat.

Pada 2026, jumlah siswa yang di terima di proyeksikan mencapai lebih dari 32 ribu anak. Khususnya dari keluarga prasejahtera yang terdata dalam sistem sosial nasional.

Target tersebut di perkirakan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah bahkan menyiapkan perluasan program dengan sasaran penerimaan puluhan ribu siswa tambahan seiring bertambahnya jumlah sekolah yang di bangun.

BACA JUGA:

Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi BNSP Gratis untuk Lulusan Program MagangHub

Program Sekolah Rakyat di rancang sebagai layanan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Tidak hanya menyediakan pembelajaran formal, sekolah Rakyat juga terhubung dengan layanan pendukung lain. Seperti bantuan gizi, pemeriksaan kesehatan serta berbagai program kesejahteraan sosial.

Untuk menopang pelaksanaan program, pemerintah menargetkan pembangunan 101 Sekolah Rakyat permanen selama 2026.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari rencana jangka menengah pemerintah yang menargetkan 500 sekolah berdiri hingga 2029.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru