TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kabar duka menyelimuti seluruh lapisan masyarakat Kota Tasikmalaya. Dua jemaah haji perempuan asal Kota Tasikmalaya dilaporkan berpulang ke Rahmatullah saat sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah dan Mina, Arab Saudi.
Peristiwa menyedihkan ini menyisakan rasa kehilangan yang mendalam bagi masyarakat, terutama bagi pihak keluarga besar yang merasa sangat terpukul atas kepergian mendadak kedua almarhumah.
Baca Juga: Sah! Deni Daelani dan Rachmat Amir Jadi Dewas Artha Sukapura Tasikmalaya
Berdasarkan data resmi, jemaah pertama yang wafat adalah Hj. Mahsunah (80) Binti Mursidi. Almarhumah yang tergabung dalam KBIHU Al Amin Riyadul Jannah Kloter 26 KJT ini mengembuskan napas terakhirnya tanggal 26 Mei 2026. Pemerintah setempat telah memakamkannya di Mekkah. Jemaah kedua adalah Hj. Adah (75) Binti Enjen dari KBIH As Surur Kloter 20 KJT. Almarhumah wafat pada 28 Mei 2026 dan petugas telah memakamkannya di wilayah Mina, Arab Saudi.
Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan langsung menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kebetulan, Wali Kota Viman saat ini juga sedang melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi. Dari Tanah Suci, ia terus memantau dan memonitor kondisi seluruh jemaah asal Tasikmalaya. Melalui koordinasi intensif bersama petugas haji dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
Demi menunjukkan rasa empati yang tinggi, Wali Kota Tasikmalaya Viman meluangkan waktu di sela ibadahnya untuk menelepon langsung keluarga almarhumah di Tasikmalaya. Tidak hanya itu, ia juga menginstruksikan Kabag Kesra Setda Kota Tasikmalaya beserta ajudan pribadinya untuk segera bertakziah ke rumah duka.
Ucapan Belasungkawa Wali Kota Tasikmalaya
Saat Kabag Kesra tiba di kediaman almarhumah, Jumat (29/5/2026), Viman kembali tersambung melalui saluran telepon untuk menguatkan mental keluarga yang sedang berduka.
“Atas nama pribadi, Pemerintah Kota Tasikmalaya serta seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya, saya menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam atas wafatnya almarhumah. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Viman Alfarizi Ramadhan memberikan doa dan dukungan moril lewat ponselnya.
Pemkot Tasikmalaya memastikan akan mengawal seluruh proses administrasi pasca-wafatnya kedua jemaah tersebut. Pihak pemerintah bersama Kementerian Agama berkomitmen hadir penuh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga almarhum.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya, Husna Mustopa, menjelaskan bahwa indikasi awal penyebab meninggalnya kedua jemaah lansia tersebut adalah karena faktor kesehatan atau sakit. Husna juga menegaskan bahwa negara menjamin seluruh pemenuhan hak-hak keuangan bagi kedua almarhumah.
“Almarhumah ini segera diluruskan semua haknya seperti asuransi jiwa dan uang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) segera semuanya. Untuk biaya BPIH kedua almarhumah dikembalikan seratus persen,” tegas Husna.
Melalui pendampingan ini, pemerintah berharap pihak keluarga mendapatkan ketabahan. Serta mendapat kemudahan dalam mengurus seluruh hak administrasi almarhumah yang berpulang di tempat suci umat Islam tersebut.
(Seda)



