spot_imgspot_img
Rabu 27 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Semangat Regenerasi Warnai Udhiyah DKM At Taqwa Cidewa Ciamis

CIAMIS,  FOKUSJabar.id: Pelaksanaan udhiyah di Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At Taqwa Dusun Cidewa Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) 2026 tidak hanya menjadi momen ibadah dan berbagi. Namun juga menghadirkan semangat regenerasi.

Di tengah proses penyembelihan 4 ekor sapi, Rabu (27/5/2026) atau 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah, perhatian warga tertuju kepada Muhammad Ghifar, bocah kelas 6 MI Al Fadliliyah Darussalam Ciamis yang antusias belajar menangani hewan kurban.

BACA JUGA:

18 Ribu Hewan Kurban di Bandung Sehat, Pengawasan hingga Hari Tasyrik

Dengan penuh semangat, Ghifar tampak ikut membantu proses penanganan hewan qurban sambil belajar dari para senior dan sang ayah, Arifin.

“Saya ingin bisa memotong hewan kurban seperti ayah. Kalau ada acara aqiqah juga suka ikut belajar. Mulai dari memegang bagian yang mudah dulu,” ujar Ghifar.

Selain gemar mengikuti kegiatan kurban dan aqiqah, Ghifar juga mengaku senang menggembala hewan ternak di rumahnya. Hal itu membuat dirinya semakin akrab dengan kambing maupun sapi sejak kecil.

Arifin ayah Dhifar mengatakan, dirinya memang sengaja mengenalkan dunia penyembelihan hewan kurban kepada anaknya sejak dini agar ada generasi penerus.

“Dia memang mau belajar. Saya ajarkan mulai dari melihat, memegang sampai praktik sedikit demi sedikit. Yang penting dia tahu caranya dan tetap berhati-hati. Terutama saat memegang pisau,” katanya.

Menurut Arifin, keterampilan tersebut merupakan bekal tambahan untuk masa depan. Namun ia tetap menegaskan pendidikan sekolah harus menjadi prioritas utama bagi anaknya.

BACA JUGA:

Jelang Iduladha, Harga Cabai di Ciamis Meledak hingga Rp120 Ribu per Kg

“Sekolah tetap nomor satu karena yang utama mencari ilmu. Ini hanya sebagai pengalaman dan keterampilan tambahan,” ungkapnya.

Ketua DKM At Taqwa, Iwan Nur Muhammad menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan udhiyah tahun ini berjalan lancar dan semakin berkembang.

“Ini tahun ke-11 pelaksanaan udhiyah di DKM At Taqwa. Tahun lalu 3 ekor sapi. Sekarang meningkat menjadi 4 ekor sapi,” ujarnya di dampingi Ketua Panitia, Jenal Mudakir.

Ia juga menyebut banyak shohibul kurban yang berasal dari luar daerah seperti Jakarta dan Sukabumi. Mereka mempercayakan pelaksanaan kurbannya kepada DKM At Taqwa Cidewa.

Dengan meningkatnya jumlah hewan kurban serta hadirnya generasi muda yang mulai belajar terlibat dalam proses udhiyah, panitia berharap tradisi kebersamaan dan semangat berkurban di lingkungan DKM At Taqwa terus terjaga di masa mendatang.

Salah seorang shohibul kurban asal Sukabumi, Isep mengaku sudah 6-7 tahun rutin melaksanakan kurban melalui kepanitiaan DKM At Taqwa.

“Kebetulan keluarga kami rutin melaksanakan kurban di DKM At Taqwa karena lebih tertib dalam pembungkusannya, lebih terorganisir dan ada kepanitiaannya juga,” katanya.

Ia berharap, masyarakat lingkungan Desa Dewasari bisa ikut berpartisipasi menyalurkan hewan kurban melalui DKM At Taqwa.

“Harapan ke depan, masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pemotongan hewan kurban. Khususnya di lingkungan Desa Dewasari bisa ikut di DKM At Taqwa. Insyaallah amanah, lebih baik dan lebih terorganisir pelaksanaannya,” pungkas Isep.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru