GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin tinjau Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul.
Dia mengapresiasi inisiatif DKP yang mempertemukan langsung produsen pangan dengan masyarakat.
Syakur menyoroti potensi besar pelaku usaha pangan lokal di Garut yang kini mulai bertransformasi dari menjual komoditi mentah menjadi produk olahan bernilai tambah.
BACA JUGA:
Kades dari 2 Kecamatan Ontrog Bupati Garut, Ada Apa?
“Saya lihat ada beberapa petani yang sudah maju. Mereka tidak hanya sekedar menjual komoditi tapi juga produk olahan,” ungkap Bupati Garut.
Karenanya, Syakur mengajak Korwil SPPI Kabuaten Garut, Salsa agar ke depan mengupayakan lebih banyak penyerapan produk-produk lokal sesuai dengan ketentuan.
Bupati Garut juga menekankan pentingnya promosi. Baik secara daring maupun luring.
Dia instruksikan dinas terkait agar setiap event besar. Baik budaya maupun olahraga, menyediakan gerai khusus bagi produk olahan pangan lokal. Dengan begitu, masyarakat bisa dengan mudah membeli produk tersebut sebagai oleh-oleh khas daerah.
Bupati berpesan kepada para pemangku kepentingan. Termasuk pihak terkait dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk terus menjaga kekompakan dan komunikasi.
“Saya minta lebih komunikasi dan kerja sama terkait dengan proses MBG. Baik keamanan, pasokan hingga distribusinya. Kalau ada dinamika, itu hal biasa,” katanya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Yani Yuliani menjelaskan, GPM di laksanakan serentak di seluruh wilayah Jawa Barat untuk memfasilitasi masyarakat menjelang hari besar keagamaan Iduladha.
“Insyaallah kalau untuk ketersediaan pangan kita masih mencukupi. Untuk kegiatan GPM, kita rutin menyiapkan 3,5 ton komoditi pangan. Untuk harga kita menyediakan harga di bawah harga pasar. Kita kerja sama dengan Perum Bulog,” kata Yani.
BACA JUGA:
Bupati Garut Hadiri Giat Forkomsanda BSSN dan Unhan RI
Dia menambahkan, minat pelaku usaha pangan olahan terhadap program ini sangat tinggi. Pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan Bupati Garut dalam menggencarkan promosi dan pemasaran produk-produk lokal. Termasuk ketersediaan bahan pokok (minyak goreng) yang saat ini di pastikan tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
DKP Kabupaten Garut menyediakan beberapa kebutuhan pangan. Di antaranya, tepung terigu Rp11.000, gula pasir Rp18.000, telur ayam ras Rp27.000, daging ayam ras Rp35.000.
Produk perikanan dan peternakan mulai dari harga Rp10.000 per kg, paket sayuran Rp5000, minyak goreng Rp19.000, beras premium Rp15.000 per kg, produk olahan pangan Rp10.000 per pouch.
(Bambang Fouristian)



