TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya memperketat pengamanan di sepanjang jalur utama guna menghadapi lonjakan volume kendaraan menjelang masa libur panjang (long weekend) Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Selain mengantisipasi mobilitas wisatawan, polisi memfokuskan pengamanan pada sejumlah titik proyek perbaikan infrastruktur jalan. Saat ini, para pekerja tengah mengebut pengerjaan fisik di sepanjang ruas jalan protokol Singaparna yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Tasikmalaya Gegerkan Dunia Digital, 300 Affiliator TikTok Raup Rp75 Miliar
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi, menjelaskan bahwa Kapolres Tasikmalaya telah mengeluarkan Surat Perintah (Sprint) langsung untuk mengawal kelancaran arus lalu lintas selama masa libur. Pihaknya kini telah memploting personel di jalur-jalur rawan macet untuk melakukan pengaturan secara intensif.
“Petugas akan memperketat penjagaan pada pagi dan sore hari. Waktu-waktu krusial tersebut mempertemukan peningkatan aktivitas masyarakat lokal dengan arus kendaraan wisatawan,” ujarnya Permadi, Kamis (14/5/2026).
Efek Revitalisasi Saluran Air dan Pipa PDAM
Perhatian utama personel kini tertuju pada ruas jalan di kawasan Alun-alun Singaparna hingga Kudang. Di lokasi tersebut, pemerintah sedang melakukan revitalisasi besar-besaran yang meliputi perbaikan saluran drainase serta penggalian pipa Perusahaan Daerah Air Menengah (PDAM).
Ia mengakui bahwa pengerjaan fisik ini berdampak signifikan terhadap penurunan laju kendaraan. Namun, ia menekankan bahwa proyek ini menjadi langkah mendesak untuk menyelesaikan persoalan banjir tahunan yang kerap melanda kawasan tersebut.
“Drainase yang buruk selama ini memicu banjir tahunan, menggenangi jalan, dan mempercepat kerusakan aspal. Padahal, aktivitas ekonomi di ruko dan pasar sangat tinggi. Perbaikan ini memang mengganggu kenyamanan perjalanan untuk sementara waktu, namun memberikan manfaat besar untuk jangka panjang,” jelasnya.
Matangkan Rekayasa Jalur
Guna meminimalkan dampak kemacetan, Polres Tasikmalaya telah menyusun strategi rekayasa lalu lintas melalui rapat koordinasi lintas sektoral bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasikmalaya sebelum proyek dimulai.
“Dishub menyusun teknis rekayasa jalan, sedangkan Satlantas berperan penuh dalam mengamankan jalur dan menempatkan personel di titik-titik penyempitan (bottleneck). Petugas akan memperkuat pengaturan manual di sekitar lokasi galian agar kendaraan dari kedua arah tetap dapat melintas bergantian,” paparnya.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan dan wisatawan yang akan melintasi jalur protokol Singaparna untuk memantau waktu keberangkatan guna menghindari puncak kepadatan. Satlantas juga meminta masyarakat tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.
(Seda)


