CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menghadiri diskusi kelompok terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) yang membahas “Model Implementasi Kebijakan Kamtibmas di Kabupaten Ciamis”. Kegiatan ini merupakan inisiasi AKBP Akmal dalam rangka Program Doktor Ilmu Sosial Universitas Pasundan Bandung di Aula Pesat Gatra Polres Ciamis, Senin (27/4/2026).
Andang menegaskan bahwa persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan pekerjaan rumah bersama. Ia memandang POLRI tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: HPN 2026, Irfan Hakim Hingga Panji Petualang Promosikan Potensi Ciamis
“Menciptakan situasi yang aman dan kondusif membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak. Kita perlu membangun pemahaman yang sama agar upaya menjaga keamanan lingkungan berjalan secara berkelanjutan,” ujar Andang.
Soroti Fenomena Ronda Musiman
Dalam kesempatan tersebut, Andang mengkritisi fenomena sosial yang sering terjadi di tengah warga, seperti aktivitas ronda malam. Ia mengamati masyarakat cenderung antusias meronda hanya pada awal pembentukan pos atau saat terjadi peristiwa kriminal seperti pencurian.
Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan tidak boleh muncul hanya saat ada masalah. Ia mendorong warga untuk mengubah paradigma tersebut agar keamanan menjadi sebuah budaya bersama yang terjaga setiap saat tanpa harus menunggu adanya gangguan keamanan terlebih dahulu.
Apresiasi dan Solusi Strategis
Pemerintah Kabupaten Ciamis mengapresiasi forum diskusi ini karena mampu memberikan masukan serta solusi konkret bagi pemerintah dalam merumuskan langkah strategis. Andang meyakini forum ini akan memberikan pencerahan dalam menjaga stabilitas wilayah secara lebih terukur.
Selain faktor kesadaran manusia, Andang menekankan pentingnya optimalisasi teknologi untuk mendukung sistem keamanan. Pemanfaatan perangkat digital mampu mempercepat pendeteksian, pencegahan, hingga respons terhadap potensi gangguan kamtibmas di lapangan.
“Melalui FGD ini, kami berharap lahir model kebijakan yang efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Kami ingin Kabupaten Ciamis tetap menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga,” tegasnya.
(Husen Maharaja)


