spot_imgspot_img
Minggu 19 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wali Kota Bandung Kerahkan 4.000 Personel dalam Gerakan Sapu-Sapu Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung mulai menginisiasi pola kebiasaan baru melalui gerakan kebersihan serentak bertajuk “Sapu-Sapu Bandung”. Program rutin ini menggerakkan ribuan aparatur pemerintah untuk menyisir jalanan kota setiap hari Minggu mulai pukul 04.00 hingga 07.00 WIB, Minggu (19/4/2026).

Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata dan asri, terutama saat kunjungan wisatawan memuncak pada akhir pekan. Pada tahap uji coba ini, pemerintah mengerahkan ribuan personel kewilayahan untuk menjaga kebersihan di titik-titik krusial aktivitas publik.

Baca Juga: Peringatan 71 Tahun Konferensi Asia Afrika, Pemkot Bandung Siapkan Revitalisasi Besar-Besaran

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa Sapu-Sapu Bandung bukan sekadar agenda bersih-bersih biasa. Ia merancang program ini sebagai instrumen untuk membangkitkan kebiasaan baru di kalangan pejabat publik, mulai dari tingkat lurah, camat, hingga wali kota.

“Kami ingin membangun budaya baru. Setiap Minggu subuh, seluruh jajaran kewilayahan harus turun langsung membersihkan jalanan agar Bandung tetap nyaman bagi siapa saja,” tegas Farhan saat meninjau Taman Cikapayang.

Perluasan Lokasi dan Evaluasi Lapangan

Meskipun masih dalam tahap percobaan, pemerintah telah memperluas cakupan wilayah operasional. Dari rencana awal di 30 titik, tim kini bergerak di 47 lokasi yang tersebar di seluruh penjuru kota. Kawasan strategis seperti Jalan Lengkong Kecil dan Jalan L.L.R.E. Martadinata menjadi fokus utama evaluasi guna menyempurnakan pelaksanaan teknis di masa mendatang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, menjelaskan bahwa pihaknya membagi tugas personel secara masif. DLH menempatkan sekitar 260 personel di 17 ruas jalan utama, sementara petugas Gober memberikan dukungan penuh di wilayah kelurahan masing-masing.

“Kami sudah menyusun agenda rutin untuk 10 minggu pertama. Kegiatan ini akan terus bergulir setiap Minggu mulai pukul empat pagi,” ujar Darto.

Kekuatan Personel yang Masif

Keterlibatan aparatur dalam gerakan ini tergolong sangat besar. Ketua Paguyuban Camat Kota Bandung, Abriwiansyah Fitri, mencatat keterlibatan sekitar 2.904 petugas Gober yang dibantu oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 30 kecamatan dan 151 kelurahan.

“Secara keseluruhan, ada lebih dari 4.000 orang yang bergerak serentak di lapangan setiap pekannya,” ungkap Abriwiansyah.

Melalui sinergi yang besar ini, Pemerintah Kota Bandung berharap Sapu-Sapu Bandung tidak berhenti pada seremoni mingguan semata. Program ini mematok target jangka panjang untuk menanamkan budaya bersih yang kuat di birokrasi, sekaligus memberikan dampak positif nyata bagi kenyamanan warga dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Kembang.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru