TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Gedung SD Baiturrahman menjadi saksi kemeriahan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Kamis (16/4/2026). Ajang religius ini menjadi wadah bagi siswa sekolah dasar untuk mendemonstrasikan keterampilan, seni, serta literasi keagamaan secara nyata.
Sebanyak 23 sekolah dasar, baik negeri maupun swasta di wilayah Kecamatan Cipedes, mengirimkan delegasi terbaik mereka untuk berkompetisi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian besar Pekan Sportivitas dan Kreativitas Siswa yang berlangsung serentak sepanjang April 2026, mencakup O2SN, FLS3N, dan FTBI.
Baca Juga: Kejar Target Indeks HAM Nasional, Kemenham Jabar Bekali Nakes Tasikmalaya Layanan Inklusif
Delapan Cabang Lomba Menguji Potensi
Panitia menyelenggarakan delapan cabang lomba yang menguji bakat dan minat peserta secara komprehensif, yaitu:
- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)
- Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ)
- Da’i Cilik
- Praktik Salat
- Kaligrafi
- Qasidah
- Adzan
- Lomba Cerdas Cermat (LCC)
Ketua Panitia, Ardiansyah Kurniawan, menegaskan bahwa Pentas PAI mengusung tema “Berprestasi dalam Olahraga, Berkarya dalam Seni, dan Berakhlak dalam Iman.” Ia meyakini forum ini mampu memicu semangat siswa untuk meraih prestasi sekaligus memperkuat karakter akhlak mulia melalui aktualisasi ilmu agama.
“Kegiatan ini menjadi sarana pengembangan kreativitas dan kepercayaan diri, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antarpeserta,” ujar Ardiansyah.
Mencetak Generasi Berkarakter
Ardiansyah menjelaskan bahwa seluruh peserta telah menjalani persiapan matang demi meraih hasil maksimal. Namun lebih dari sekadar kompetisi, pihak panitia berharap Pentas PAI mampu mencetak generasi muda yang memiliki nilai spiritualitas tinggi serta karakter yang kuat sejak dini.
Pentas PAI 2026 ini juga menjadi panggung pembuktian bagi sejumlah sekolah. SDN Panglayungan Tasikmalaya, misalnya, mencatatkan performa gemilang dengan meraih beberapa gelar juara.
Siswa SD Panglayungan, Athaya Kemal Zakaria, berhasil menyabet Juara 2 Da’i Cilik kategori Putra. Sementara itu, Tazkiyatul Hasanah meraih Juara Harapan 1 Da’i Cilik kategori Putri, dan Tim Qasidah sekolah tersebut turut membawa pulang predikat Harapan I.
Melalui praktik nyata dalam kompetisi ini, Pemerintah Kecamatan Cipedes berharap nilai-nilai Pendidikan Agama Islam tertanam kuat pada diri siswa, sehingga mereka termotivasi untuk terus berprestasi hingga tingkat nasional.
(Seda)



