TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Pengusaha muda di sektor energi, Faujiana Fatah, resmi memimpin Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) Priangan Timur periode 2026-2030. Peserta Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-IX memilih Faujiana secara aklamasi dalam forum yang berlangsung di Ballroom Aston Inn Hotel, Kota Tasikmalaya, Kamis (16/4/2026) sore.
Faujiana menggantikan Sigit Wahyu Nandika yang telah menuntaskan masa baktinya selama dua periode. Terpilihnya sosok muda ini menandai babak baru bagi organisasi yang memegang peran vital dalam rantai distribusi energi di wilayah timur Jawa Barat tersebut.
Baca Juga: Lepas 1.348 Calon Jemaah Haji, Viman Alfarizi Titip Doa untuk Masa Depan Tasikmalaya
Dalam sambutan perdananya, Faujiana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengusaha migas Priangan Timur atas amanah besar ini. Ia bertekad membawa Hiswana Migas menjadi organisasi yang lebih kuat, profesional, serta memberikan dampak nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Kita harus lebih solid dan kompak mengawal distribusi BBM dan LPG sesuai arahan Pertamina sebagai pembina, agar masyarakat dapat menjangkau energi dengan lebih mudah,” ujar Faujiana.
Hadapi Tantangan Global dengan Inovasi
Faujiana mengakui bahwa kompleksitas tantangan ekonomi dan energi saat ini meningkat akibat situasi geopolitik di Timur Tengah serta kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Hal ini menuntut para pelaku usaha energi untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mencari solusi.
Fokus utama Faujiana adalah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak dan gas bumi tetap tersalurkan dengan lancar. Ia berjanji akan bekerja ekstra keras memperkuat kerja sama internal demi menghadapi tantangan sektor hilir migas yang saat ini kurang menggembirakan.
“Kami menjalankan kebijakan Pertamina secara disiplin. Agar memastikan distribusi, administrasi, serta pengelolaan stok BBM sesuai dengan instruksi pusat dan aturan pemerintah,” tambahnya.
Pengawalan Regulasi dan Standar Operasional
Faujiana menegaskan bahwa seluruh pemilik SPBU dan agen LPG telah memiliki panduan teknis dari Pertamina. Hiswana Migas bertugas mengawal agar standar operasional, ketepatan penyaluran, serta kepatuhan regulasi tetap terjaga di seluruh pelosok Priangan Timur.
Melalui komitmen ini, Hiswana Migas Priangan Timur berupaya mencegah kelangkaan energi. Sekaligus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan Pertamina dalam melayani kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan.
(Seda)



