BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (KemenHaj) Kota Bandung, Andy Mohammad Arief memastikan keberangkatan jemaah haji tahun 2026 tetap berjalan normal meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas.
Arief menyebut, bahwa Pemerintah Arab Saudi telah menyatakan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berlangsung sesuai rencana tanpa gangguan.
“Pemerintah Arab Saudi sudah mengumumkan bahwa penyelenggaraan haji berjalan normal. Dari Pemerintah Indonesia juga on schedule, seluruh persiapan hampir 100 persen rampung dan penerbangan berjalan seperti biasa,”kata Andy Selasa (7/4/2026).
Baca Juga: Respons Isu Peretasan Data Kependudukan, Disdukcapil Kota Bandung Tunggu Hasil Investigasi Tim CSIRT
Andy menegaskan, bahwa tidak ada perubahan jadwal maupun rute penerbangan bagi jemaah asal Indonesia. Maskapai yang di gunakan tetap sama, yakni Saudi Airlines dan Garuda Indonesia.
“Untuk saat ini tidak ada perubahan. Kita mengikuti kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi, jadi semuanya tetap berjalan normal,” katanya.
Andy memastikan, kondisi konflik di Timur Tengah tidak berdampak terhadap pemberangkatan jemaah.
“Tidak berdampak. Karena memang jalur penerbangan tidak melintasi wilayah konflik. Secara geografis, Indonesia di timur dan Arab Saudi di barat, jadi rutenya aman,” jelasnya.
Untuk Kota Bandung, total jemaah yang akan di berangkatkan sebanyak 1.679 orang yang terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter), terdiri dari tiga kloter utuh dan dua kloter gabungan.
Melalui Bandara Kertajati
Seluruh jemaah akan di berangkatkan melalui Embarkasi Kertajati, Asrama Haji Indramayu, dan terbang menuju Tanah Suci melalui Bandara Kertajati.
Andy mengungkapkan, bahwa kondisi psikologis jemaah tetap stabil meski adanya isu global. Hal itu karena sebelumnya telah di berikan pembekalan melalui manasik haji.
“Pada saat manasik sudah di tegaskan agar jemaah tetap fokus beribadah dan tidak terpengaruh isu geopolitik. Semua informasi juga sudah di sampaikan secara lengkap,”ungkapnya.
Baca Juga: Selama Libur, Dishub Kota Bandung Tak Temukan Parkir Liar
Ia memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap berangkat.
“Alhamdulillah, sampai hari ini seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap di berangkatkan,” ujarnya.
Rencananya, pemberangkatan jemaah haji Kota Bandung akan di mulai pada 22 April 2026, di awali kloter 2 Kertajati yang akan di lepas di Mapolda Jawa Barat.
“Ya, pelepasan akan di lakukan di Polda Jawa Barat,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)



