spot_imgspot_img
Minggu 5 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sulap ‘Hantu’ Asia Afrika Jadi Seni Teatrikal, Hartono Soekwanto dan Oghel Zulvianto Dorong Kesejahteraan Seniman Jalanan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wajah kawasan ikonik Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, semakin semarak dengan kehadiran berbagai kreativitas baru dari para pelaku seni jalanan. Salah satu daya tarik utamanya adalah penampilan unik para “hantu” yang menghibur pengunjung, terutama saat suasana malam mulai menyelimuti kota.

Pengusaha asal Bandung, Hartono Soekwanto atau yang akrab dengan sapaan Bos Koi, menggandeng vlogger Oghel Zulvianto untuk membawa perubahan besar bagi komunitas ini. Mereka berupaya mengarahkan para pelaku seni kostum hantu tersebut agar bertransformasi menjadi pertunjukan kreatif yang lebih profesional dan sejahtera.

Baca Juga: Hartono Soekwanto Dorong Budidaya Mangga Mini Thailand di Jabar, Bisa Dimakan Langsung dengan Kulitnya

Langkah ini bertujuan mengubah pola penghasilan para pelaku seni dari sistem “ngamen” yang tidak menentu menjadi pendapatan yang lebih terencana. Hartono dan Oghel menemui langsung berbagai karakter ikonik seperti Buta Hejo, Kuntilanak, Nenek Lampir, Pocong, hingga Suster Ngesot untuk memberikan arahan mengenai seni pertunjukan publik bernilai ekonomi tinggi, Sabtu (4/4/2026).

Transformasi Menjadi Pertunjukan Teatrikal

Para inisiator mendorong para pelaku seni hantu-hantuan ini untuk menguasai kemampuan teatrikal. Termasuk seni dialog dan interaksi yang lebih berkualitas dengan pengunjung. Harapannya, penampilan mereka tidak hanya sekadar pajangan visual, tetapi menjadi sebuah pertunjukan yang layak mendapatkan apresiasi lebih tinggi.

“Apa yang lebih menyeramkan dari setan? Nya eta teu boga duit, bener teu? (Yaitu tidak punya uang, betul tidak?),” ujar Oghel Zulvianto saat memotivasi para seniman jalanan agar meningkatkan kemampuan seni mereka.

Hartono Soekwanto bahkan melangkah lebih jauh dengan mengajak sejumlah karakter hantu tersebut ikut serta dalam kegiatan camping di sebuah lokasi wisata. Aksi unik ini merupakan bagian dari promosi kreatif untuk mengangkat potensi wisata camping di Jawa Barat. Melalui daya tarik visual yang tidak biasa.

Dampak Berantai bagi Ekonomi UMKM

Hartono dan Oghel melihat potensi ekonomi yang besar dari para pelaku seni jalanan yang selama ini sering mendapatkan pandangan sebelah mata. Dengan sentuhan kreativitas dan konsep yang terarah. Mulai dari kostum hingga gaya interaksi para performer ini mampu menjadi magnet wisatawan yang kuat.

Kehadiran hiburan jalanan yang terkonsep secara otomatis meningkatkan volume keramaian di kawasan Asia Afrika. Situasi ini memberikan keuntungan langsung bagi para pelaku UMKM di sekitar lokasi, seperti pedagang makanan, minuman, hingga penyedia jasa fotografi.

Inisiatif ini menjadi langkah awal untuk memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif yang mampu mengolah potensi sederhana menjadi aset ekonomi. Ke depan, konsep seni jalanan yang terarah ini berpotensi menjadi bagian penting dari ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan di ruang-ruang publik Kota Bandung.

spot_img

Berita Terbaru