spot_imgspot_img
Kamis 4 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

441 Jemaah Haji Asal Kota Tasikmalaya Mendarat di Tanah Air

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kabar gembira bagi masyarakat khususnya bagi keluarga jamaah haji asal Kota Tasikmalaya. Sore ini, sebanyak 441 orang jamaah yang tergabung dalam Kloter 04 KJT akan mendarat di Tanah Air pada Kamis, (4/6/ 2026).

Ratusan jamaah haji asal Kota Tasikmalaya tersebut, dari Mekkah akan mendarat di Bandara Internasional Kertajati Majalengka, dan selanjutnya akan berangkat menuju ke kampung halaman Kota Tasikmalaya malam ini.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tasikmalaya Husna Mustopa mengatakan, Pesawat yang membawa ratusan rombongan jamaah haji asal Kota Tasikmalaya, di perkirakan mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati Majalengka sekitar pukul 16.45 WIB.

Baca Juga: 1 Tahun Cecep-Asep Pimpin Tasikmalaya Bukan “Omon-omon”

“Setelah proses pemeriksaan imigrasi dan bagasi selesai, jemaah haji ini langsung di berangkatkan dengan menggunakan Bus menuju ke Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) Kota Tasikmalaya sekitar pukul 18.00 WIB.

Jika dalam perjalanan lancar, rombongan jamaah haji ini, akan tiba di Kota Tasikmalaya sekitar pukul 23.15 WIB,”ungkap Husna Mustopa Kamis,(4/6/2026).

Ia pun menghimbau para keluarga jamaah haji di Kota Tasikmalaya untuk tidak berangkat menjemput ke bandara. Kertajati Majalengka, tapi sebaiknya menjemputnya ke Gedung Dakwah Islamiyah saja agar tidak mengganggu operasional bandara dan menjaga ketertiban serta kelancaran proses pemulangan ke Tasikmalaya.

“Sebaiknya kelurga jamaah haji, menunggu di Tasikmalaya, di GDI dan patuhi zona penjemputan yang sudah di tentukan. Ini demi kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan jamaah yang baru menempuh perjalanan jauh dari tanah suci,”ujarnya.

Terkait jamaah yang wafat di Tanah Suci, Husna menyampaikan duka cita. Ia menjelaskan, jamaah asal Kota Tasikmalaya yang meninggal di Makkah karena sakit akan di badalhajikan status hajinya (di hajikan).

Klaim Asuransi

Serta ahli waris berhak menerima klaim asuransi serta pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) secara utuh.

“Berbeda jika wafat karena kecelakaan. Karena meninggalnya dalam kondisi sakit, maka hajinya di badalhajikan oleh Pemerintah dan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) almarhumah, akan di kembalikan 100 persen,” papar Husna.

Proses pengembalian dana tidak di lakukan saat ini. Kemenhaj Kota Tasikmalaya akan memproses hak-hak almarhumah, setelah seluruh rangkaian operasional haji 2026 selesai. Dana akan langsung di transfer ke rekening ahli waris yang bersangkutan.

“Kami pastikan, semua hak almarhumah akan terpenuhi. Pemerintah terus membantu sekaligus hadir untuk mengurus semua administrasinya,” tambahnya.

Kloter 4 KJT menjadi kloter pertama jamaah haji asal Kota Tasikmalaya yang tiba di tanah air musim haji tahun 2026. Kemenhaj bersama Pemkot Tasikmalaya telah menyiapkan skema penyambutan di Gedung Dakwah.

Baca Juga: Inilah Catatan Rektor Unitas, Setahun Cecep-Asep Pimpin Pemkab Tasikmalaya

Petugas kesehatan, ambulans, dan posko informasi juga di siagakan untuk mengantisipasi jemaah yang kelelahan atau sakit.

Husna pun berpesan, Agar keluarga jamaah yang ikut menjemput di GDI Tasikmalaya membawa identitas jemaah dan tidak membawa rombongan berlebihan. 

“Cukup satu atau dua orang per keluarga yang ikut dalam jemputan. Pembatasan ini di lakukan demi mengutamakan kesehatan dan kelancaran jemaah haji, setelah menempuh perjalanan jauh dari Tanah Suci, tentu mereka butuh istirahat,” pungkasnya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru