spot_imgspot_img
Minggu 5 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Prabowo Subianto: Seluruh Kendaraan R2 akan Dikonversi jadi Motor Listrik

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden RI, Prabowo Subianto berencana mengkonversi seluruh motor menjadi motor listrik. Hal itu untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM.

Menurut Presiden, pihaknya membentuk Satuan Tugas (Satgas) transisi energi.

BACA JUGA:

Pilihan Mobil Listrik Murah di Indonesia, Harga Mulai Rp100-500 Jutaan

Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Harris menegaskan, langkah tersebut merupakan arahan langsung Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

“Pak Presiden menyampaikan untuk membentuk task force energy transition yang di harapkan bisa merespons lebih terstruktur terhadap kondisi global saat ini,” kata Harris di kutip motorplus online.com.

Dia menyebut, kondisi tersebut membuat pemerintah perlu memaksimalkan pemanfaatan energi domestik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap BBM.

Satgas transisi energi di pimpin Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dengan fokus tiga program utama. Yakni, percepatan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan target kapasitas hingga 100 gigawatt yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.

Konversi kendaraan roda dua (R2) berbasis BBM menjadi kendaraan listrik. Program ini menjadi prioritas mengingat besarnya konsumsi BBM dari sektor tersebut.

“Kalau kita mencatat, saat ini ada sekitar 140 juta motor berbasis BBM di Indonesia. Konsumsinya sangat besar, sehingga perlu upaya untuk mengurangi ketergantungan kendaraan roda dua terhadap BBM,” kata Harris.

Selanjutnya penguatan program biofuel. Mulai dari implementasi biodiesel B50 untuk solar hingga pengembangan campuran etanol seperti E10 untuk bensin serta peningkatan pemanfaatan bahan bakar berkelanjutan.

“Secara komersial, ini juga sudah pernah di terapkan dan secara teknis bisa berjalan dengan aman,” ujarnya.

BACA JUGA:

China Larang Handle Pintu Mobil Tersembunyi Mulai 2027, Ini Alasannya

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat elektrifikasi kendaraan.

Bahkan, ia menyebut seluruh motor di Indonesia ke depan akan di konversi menjadi motor listrik.

Program ini tidak hanya di tujukan untuk menekan konsumsi BBM, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi biaya operasional masyarakat.

(Bambang Fouristian)

 

spot_img

Berita Terbaru