DEPOK,FOKUSJabar.id: Kecelakaan lalu lintas yang merenggut satu nyawa terjadi di Jalan Pitara, Depok, Minggu malam (29/3/2026). Insiden tragis ini melibatkan dua unit sepeda motor dan sebuah truk tangki bahan bakar di jalur dua arah yang terkenal cukup padat.
Pihak kepolisian telah menghimpun kronologi utuh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kesalahan manuver kendaraan saat mencoba mendahului di jalur yang berisiko tinggi.
Baca Juga: Truk Tabrak Warung di Subang, Dedi Mulyadi Semprot Pemilik Kendaraan yang Tak Acuh
Peristiwa bermula ketika seorang pengendara sepeda motor Honda Beat melaju searah dengan truk tangki. Pengendara tersebut kemudian memacu motornya untuk menyalip truk melalui sisi kanan jalan.
Benturan Tak Terhindarkan di Jalur Lawan
Pada saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor Yamaha Mio meluncur dari arah berlawanan. Karena jarak antar kendaraan sudah sangat sempit, kedua pengendara tidak memiliki cukup ruang dan waktu untuk menghindar.
“Jarak yang sudah terlalu dekat mengakibatkan benturan keras antara kedua sepeda motor tersebut,” ungkap sumber kepolisian mengutip Radar Bogor, Minggu (29/3/2026).
Tabrakan hebat itu membuat pengendara Honda Beat terpental dari motornya hingga masuk ke jalur lintasan truk tangki. Nahas, tubuh korban kembali menghantam bagian kendaraan besar tersebut yang memperparah kondisi luka-lukanya.
Evakuasi dan Kondisi Korban
Petugas segera mengevakuasi korban ke Alia Hospital untuk mendapatkan pertolongan darurat. Namun, tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa pengendara Honda Beat tersebut.
“Korban meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di Alia Hospital. Sementara itu, pengendara Yamaha Mio hanya mengalami luka lecet pada tumit kaki kanan dan tangan kanan,” jelasnya.
Insiden memilukan ini kembali menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan di Kota Depok. Para pengendara wajib meningkatkan kewaspadaan dan perhitungan matang, terutama saat memutuskan untuk mendahului kendaraan lain di jalur dengan arus berlawanan yang padat.
(Jingga Sonjaya)



