spot_imgspot_img
Jumat 27 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ironi Penegak Perda, Satpol PP Banjar Catat Angka Pegawai Alpa Tertinggi Pasca-Lebaran

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Banjar mengungkap fakta mengejutkan mengenai kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) usai libur panjang Idulfitri. Data tim Government Discipline and Development (GDD) menempatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai instansi dengan jumlah pegawai alpa terbanyak.

Tim pemantau mencatat sembilan pegawai Satpol PP tidak masuk kerja tanpa keterangan jelas pada hari pertama kerja efektif. Angka tersebut menjadi yang tertinggi jika membandingkannya dengan dinas-dinas lain di lingkungan Pemkot Banjar.

Baca Juga: Lindungi Warga di Luar Negeri, Disnaker Kota Banjar Perketat Sistem Monitoring PMI

Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, memberikan atensi khusus terhadap temuan ini karena Satpol PP mengemban peran vital sebagai ujung tombak penegakan Peraturan Daerah (Perda). “Biar ini jadi catatan penting soal disiplin,” tegas Sudarsono, Jumat (27/3/2026).

Sorotan Terhadap Fungsi Penegak Aturan

Publik menilai kondisi ini cukup ironis mengingat Satpol PP bertugas menyelenggarakan ketertiban umum serta melindungi masyarakat. Kedisiplinan internal seharusnya menjadi modal utama bagi personel sebelum menegakkan aturan kepada masyarakat luas. Fenomena ini pun memicu pertanyaan mengenai kesiapan sumber daya manusia di instansi tersebut setelah masa liburan berakhir.

Kepala Satpol PP Kota Banjar, Irwan Adhiawan, membenarkan bahwa instansinya mendominasi daftar pegawai yang alpa tahun ini. Ia memastikan akan segera melakukan pembinaan intensif terhadap para bawahannya tersebut.

“Kami akan menindaklanjuti temuan ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Aturan tersebut secara jelas mengatur kewajiban, larangan, serta sanksi bagi ASN yang melanggar,” ujar Irwan.

Monitoring Berkelanjutan

Tim GDD memastikan akan terus memantau kehadiran pegawai pada hari-hari berikutnya. Langkah ini bertujuan menjamin roda pemerintahan tetap berjalan normal dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat pasca-libur panjang.

Pemerintah Kota Banjar berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi seluruh instansi agar tetap menjaga integritas dan profesionalisme kerja sebagai pelayan publik.

(Budiana Martin)

spot_img

Berita Terbaru