BANDUNG,FOKUSJabar.id: Umat Islam di seluruh dunia menantikan kehadiran Malam Lailatul Qadar dengan penuh antusiasme selama bulan Ramadan. Malam yang menyimpan nilai ibadah lebih baik daripada seribu bulan ini menjanjikan keberkahan luar biasa bagi setiap hamba yang mengisi waktunya dengan beragam amal kebaikan.
Ajaran Islam meyakini Lailatul Qadar sebagai waktu ketika Allah SWT pertama kali menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW. Keistimewaan inilah yang mendorong kaum Muslim untuk melipatgandakan ibadah serta mempererat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Baca Juga: Profil Sheila Dara Aisha, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya dengan Vidi Aldiano
Meski waktu pastinya tetap menjadi rahasia, para ulama memprediksi kehadiran Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan. Oleh karena itu, umat Islam biasanya memperketat jadwal ibadah mereka pada periode tersebut demi meraih keutamaannya.
Deretan Amalan untuk Menjemput Kemuliaan
Umat Islam memiliki berbagai pilihan amalan untuk menghidupkan malam yang penuh cahaya ini. Berikut adalah beberapa ibadah yang lazim mereka lakukan:
1. Menunaikan Shalat Malam (Qiyamul Lail) Umat Muslim melaksanakan shalat sunnah seperti Tahajud, Tarawih, maupun Witir. Ibadah ini menjadi sarana utama untuk berkomunikasi langsung dengan Allah sekaligus mengisi malam dengan ketenangan.
2. Melantunkan Ayat Suci Al-Qur’an Tilawah atau tadarus Al-Qur’an menjadi aktivitas favorit para pencari pahala. Membaca kitab suci pada malam ini merupakan bentuk penghormatan nyata atas peristiwa turunnya wahyu pertama.
3. Menggetarkan Langit dengan Dzikir dan Doa Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk terus berdzikir dan memanjatkan doa-doa terbaik. Doa pada waktu istimewa ini memiliki kekuatan dan keutamaan yang sangat besar.
Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah: “Allohumma innaka afuwwun kariim tuhibbul afwa fa’fu anna,” yang berarti permohonan ampun kepada Allah Yang Maha Pengampun.
4. Menjalankan I’tikaf di Masjid Para pencari Lailatul Qadar biasanya berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah tanpa gangguan duniawi. Mereka menghabiskan waktu dengan berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan merenung, terutama pada sepuluh malam terakhir.
5. Bertaubat dan Melakukan Muhasabah Banyak individu menggunakan malam ini sebagai momentum untuk memohon ampunan (istighfar) serta mengintrospeksi diri. Langkah ini bertujuan memperbaiki kualitas spiritual dan perilaku di masa mendatang.
Selain ibadah ritual, umat Islam juga meningkatkan amal sosial seperti bersedekah dan membantu sesama. Melalui rangkaian aktivitas positif ini, kaum Muslim berharap bisa merengkuh keberkahan Lailatul Qadar, meraih pahala berlipat ganda, serta memperkuat ikatan batin dengan Allah SWT.
(Jingga Sonjaya)



