spot_imgspot_img
Selasa 10 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Agar Puasa Tetap Sehat, Dinkes Ciamis Sarankan Batasi Gorengan Saat Berbuka

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebiasaan mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa masih menjadi pilihan banyak masyarakat. Namum mengonsumsi gorengan secara berlebihan dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama setelah perut kosong selama seharian berpuasa.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Ciamis, dr. Eni Rochaeni, menjelaskan makanan yang digoreng mengandung lemak tinggi, sehingga berpotensi menyebabkan perut kembung, mual, hingga meningkatnya asam lambung ketika mengkonsumsinya saat berbuka.

Baca Juga: Riak Ramadhan Tetap Ramai di Tengah Hujan, 30 Tahun Tradisi Ngabuburit Ciamis

Menurutnya, penggunaan minyak goreng berulang kali juga dapat menghasilkan lemak trans yang berbahaya bagi tubuh.

“Lemak jenis tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol dan memperbesar risiko penyakit jantung jika mengkonsumsinya secara terus-menerus,” jelasnya, Selasa (10/3/2026).

Selain itu, gorengan umumnya memiliki kalori tinggi tetapi rendah nilai gizi. Kondisi tersebut dapat memicu kenaikan berat badan selama Ramadan apabila tidak berimbang dengan pola makan sehat dan aktivitas yang cukup.

Ia menyarankan masyarakat tetap boleh mengonsumsi gorengan, namun harus membatasi jumlahnya. Saat berbuka, masyarakat sebaiknya memulai dengan air putih dan buah-buahan agar tubuh lebih siap menerima makanan berat.

Godaan gorengan saat berbuka memang besar, tetapi masyarakat harus memilih mana yang lebih penting, kelezatan sesaat atau kesehatan tubuh.

(Irfansyahriza)

spot_img

Berita Terbaru