spot_imgspot_img
Selasa 10 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dishub Ciamis Siagakan 114 Personel Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis mulai mematangkan persiapan menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah. Petugas memperkuat pengawasan lalu lintas, menyiapkan jalur alternatif, serta menempatkan personel di sejumlah titik pengamanan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Uga Yugaswara, mengatakan pihaknya menurunkan sedikitnya 114 personel selama masa angkutan Lebaran. Petugas akan berjaga di beberapa posko, termasuk posko induk di Puskesmas Ciamis serta posko yang berada di bawah koordinasi Polres Ciamis.

Baca Juga: Riak Ramadhan Tetap Ramai di Tengah Hujan, 30 Tahun Tradisi Ngabuburit Ciamis

“Kami menempatkan petugas di beberapa posko strategis dan seluruh personel akan bekerja terpadu bersama kepolisian serta instansi terkait,” ujar Uga saat ditemui di kantornya, Senin (9/3/2026).

Uga memperkirakan jumlah kendaraan yang melintas di wilayah Ciamis meningkat dari tahun sebelumnya. Hasil evaluasi lintas instansi menunjukkan potensi kenaikan volume kendaraan hingga sekitar 40 persen selama arus mudik dan arus balik.

Untuk mengurangi kepadatan, Uga menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dari arah barat seperti Gentong dan Ciawi dapat beralih melalui Cihaurbeuti – Warudoyong – Winduraja menuju Cirebon. Sementara dari arah timur, pengalihan arus akan dilakukan dari kawasan Alun-Alun Ciamis menuju Panawangan hingga tersambung ke jalur Cirebon melalui Cipalih.

Selain rekayasa lalu lintas, Uga juga mengingatkan adanya pembatasan operasional angkutan barang selama masa mudik. Kebijakan tersebut mengacu pada keputusan bersama Kementerian Perhubungan dan Kepolisian Republik Indonesia.

“Mulai 13 sampai 26 Maret, kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga ke atas tidak boleh beroperasi, kecuali yang membawa kebutuhan pokok, BBM, dan logistik penanggulangan bencana,” jelasnya.

Mengoptimalkan Penggunaan ATCS

Untuk mendukung pengawasan, Pihaknya mengoptimalkan penggunaan Area Traffic Control System (ATCS). Dari 142 kamera yang tersedia, sebanyak 36 titik aktif terpantau melalui sembilan persimpangan yang sudah terintegrasi dengan sistem tersebut.

Pemantauan di sejumlah simpang strategis, di antaranya Simpang Pahlawan, Tonjong, Pusaka, Graha, Kodim, Ramona, Lokasana, Simpang Rumah Sakit, dan Simpang Cirahong. Melalui ATCS, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung sekaligus mencatat volume kendaraan setiap hari.

Dishub juga memperbaiki fasilitas penerangan jalan umum di beberapa titik untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Perbaikan berlangsung setelah menerima laporan masyarakat terkait lampu jalan yang rusak.

Selain jalur utama, Pihaknya memprediksi lonjakan kendaraan terjadi di kawasan wisata selama libur Lebaran. Karena itu, pemerintah menyarankan pengelola destinasi menyiapkan area parkir tambahan agar tidak menimbulkan kemacetan.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain jalur Jalatrang menuju Sukamulya serta kawasan Cisaga yang berpotensi ramai pengunjung. Kantong parkir tambahan juga akan telah siap di pusat kota Ciamis untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pihaknya berharap arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru