spot_imgspot_img
Sabtu 7 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ini Tahun Terakhir PKL Boleh Jualan di HZ Mustofa Tasikmalaya Jelang Lebaran 2026

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Tasikmalaya akhirnya menjawab teka-teki mengenai keberadaan pedagang kaki lima (PKL) musiman di Jalan KH Zaenal Mustofa atau HZ menjelang Lebaran 2026.

Melalui Tim Penataan, Pemkot Tasikmalaya memberikan izin kepada para PKL untuk kembali berjualan di kawasan tersebut. Namun pemerintah menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi pedagang musiman membuka lapak di jalur utama tersebut.

Baca Juga: Isu Kenaikan Iuran JKN Beredar, BPJS Kesehatan Beri Klarifikasi Resmi

Kepala Satpol PP Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah, menjelaskan bahwa kebijakan ini berangkat dari konsep penataan, bukan sekadar pelarangan atau pembolehan semata.

“Kami fokus pada penataan. Pemerintah juga memahami kondisi ekonomi dan kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Yogi Subarkah, Sabtu (7/3/2026).

Keputusan tersebut lahir dari koordinasi antara Pemkot Tasikmalaya bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Forum Pataruman yang menaungi para pedagang.

Melalui kesepakatan tersebut, pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi masyarakat dan kenyamanan fasilitas publik di pusat kota.

Aturan PKL Hazet Tahun 2026

Berdasarkan kesepakatan bersama, Pemkot Tasikmalaya menetapkan sejumlah aturan bagi para PKL yang akan berjualan di kawasan Hazet menjelang Lebaran.

Pertama, tahun 2026 menjadi kesempatan terakhir bagi PKL musiman membuka lapak di jalur utama Jalan KH Zaenal Mustofa.

Kedua, mulai tahun 2027 para pedagang akan direlokasi ke jalur alternatif yang telah disepakati bersama antara pemerintah dan Forum Pataruman.

Ketiga, pedagang baru boleh berjualan mulai H-10 menjelang Hari Raya Idulfitri.

Keempat, pemerintah menetapkan standar ukuran tenda dan batas area berjualan agar penataan terlihat lebih rapi dan tidak mengganggu pengguna jalan.

Kelima, sebelum aktivitas perdagangan mulai, pemerintah akan menggelar simulasi lapangan untuk memastikan tata letak lapak serta arus lalu lintas tetap tertib.

Evaluasi Selama Ramadan

Yogi yang juga pernah menjabat sebagai Camat Cihideung menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan evaluasi selama masa berjualan berlangsung.

Ia juga meminta para pedagang yang tergabung dalam Forum Pataruman untuk ikut menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan Hazet.

“Silakan berkoordinasi dengan Forum Pataruman terkait pendaftaran dan teknisnya. Kami ingin penataan tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Yogi.

Bagi warga Tasikmalaya, kehadiran PKL musiman di kawasan Hazet memang sudah menjadi tradisi setiap Ramadan. Dengan penataan yang lebih rapi, pemerintah berharap aktivitas belanja masyarakat tetap nyaman tanpa menimbulkan kemacetan yang signifikan di pusat kota.

(Abdul)

spot_img

Berita Terbaru